31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Bareskrim Tutup Galian C Liar

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

MUNGKID– Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri akhirnya turun langsung menangani kasus penambangan liar galian C di alur Gunung Merapi. Kamis (8/6) malam, mereka menertibkan kegiatan penambangan di kawasan Kali Senowo Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.

Tim Bareskrim dipimpin oleh AKBP Andre Lidrian. Sebelum melakukan penindakan, tim sudah melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu minggu.

Dalam penertiban itu, polisi berhasil mengamankan 4 alat berat serta puluhan truk pengangkut pasir. Alat berat sedang beroperasi di dua titik penambangan yakni Bendo dan Kajangkoso Desa Mangunsoko Kecamatan Dukun. “Informasi yang kita terima dari Mabes Polri langsung,” kata Kasubag Humas Polres Magelang AKP Santoso.

Menurutnya, tim yang diturunkan melakukan penertiban sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, hanya berangggotakan lima orang bersenjata lengkap.

Informasi yang dihimpun di lapangan, saat petugas datang, ada beberapa operator penambang yang kabur. Sementara beberapa di antaranya berhasil diamankan dan secara bergantian didata dan diperiksa intensif di Polsek Dukun.

Dari data di Polsek Dukun, tim tindak pidana tertentu itu mengamankan 4 alat berat dan 23 truk. Dari pantauan lapangan sebagian besar truk sudah diamankan dan dibawa di Polsek Dukun. Sedangkan 4 alat berat dan satu truk yang masih di lokasi tambang dipasangi garis polisi.

“Sekarang masih dalam proses pemeriksaan. Nanti kalau sudah ada ketreragan resmi akan disampaikan,” katanya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, alat berat tersebut merupakan milik perusahaan penambangan yang sudah cukup lama beroperasi. Satu lainnya milik perorangan. (vie/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...