31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Temukan Makanan Berformalin

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

MAGELANG—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang menemukan makanan di Pasar Rejowinangun yang mengandung bahan berbahaya. Di antaranya, wajik dan cendol yang positif mengandung rhodamin B. Juga teri nasi yang positif mengandung formalin.

Terkait temuan ini, masyarakat diminta waspada dalam memilih makanan dan minuman yang dijual bebas di pasaran. Rhodamin B adalah zat pewarna pakaian. Sedangkan formalin kerap digunakan untuk pengawet bangkai.

“Kita bisa mencurigai makanan atau minuman yang mengandung bahan berbahaya dari warna-warnanya yang mencolok,” kata Kepala Seksi Farmasi Makanan Minuman dan Alat Kesehatan (Farmamin dan Alkes), Dinkes Kota Magelang, Dumaria, usai mengumpulkan 20 sampel dan mengecek tujuh di antaranya di tempat. Sisanya, dibawa ke laboratorium.

Justru mi yang selama ini dicurigai mengandung formalin dan borak, saat pengawasan Ramadan, hasilnya negatif. Pun, bakso, kue sempe, dan sebagainya. “Sudah beberapa kali kami lakukan pengecekan dan pembinaan, sudah tidak ditemukan lagi mi yang mengandung bahan berbahaya. Sekarang masyarakat bisa mengkonsumsinya, karena aman.”

Tindak lanjut pengecekan ini, para pedagang akan dibina. Juga arahan kepada para pedagang aneka makanan ringan atau cemilan untuk mencantumkan tanggal kedaluwarsa. “Walau dikemas ulang, harus mencantumkan tanggal kedaluwarsa dan bahan-bahan dari makanan itu.”

Tak kalah penting, pedagang harus menyeleksi makanan yang sudah memiliki izin pangan industri rumah tangga (PIRT). Izin tersebut memastikan bahwa makanan yang beredar bebas dari bahan-bahan yang tidak diperuntukkan bagi makanan maupun minuman. “Kami juga mengajak produsen untuk mengurus PIRT secara gratis dan syaratnya mudah.”

Pengunjung pasar, Retno, kaget dengan temuan rhodamin B pada cendol. Ia mengaku cukup sering makan cendol. “Ke depan saya akan lebih memilih cendol berwarna putih yang lebih aman.” Selain Pasar Rejowinangun, Dinkes juga mengambil sampel ke Pasar Cacaban, Pasar Gotong Royong, toko oleh-oleh, dan toko modern. (put/isk)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...