33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Kota-Kabupaten Magelang Meraih Predikat WTP

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MUNGKID—Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pemkot Magelang meraih opini WTP dari BPK atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2016. Sebelumnya, WTP pernah diraih pada 2006.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Larsita, mengakui tidak mudah mendapatkan WTP. Pihaknya sampai mengkarantina pegawai yang mengurus aset daerah selama tiga bulan. “Petugas BPKAD, para pengurus barang, dan jajaran organisasi perangkat derah (OPD) terpaksa dikarantina guna mencari jalan keluar adanya selisih nilai aset-aset tersebut,” kata Larsita.

Sejak awal 2017, perbaikan laporan terutama masalah aset ia prioritaskan. Lalu, para OPD juga dituntut memperbaiki kualitas laporan keuangan dan aset. “Dari mulai pengurusan, penelusuran aset-aset dan disesuaikan dengan neraca,” ujarnya.

Dengan diraihnya WTP, Pemkot akan mendapat dana segar sebagai insentif sebesar Rp 5 miliar. Selain itu, pihaknya optimistis tahun ini bisa mempertahankan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp 47 miliar seperti yang diperoleh pada 2016 lalu.

Jika Pemkot berhasil menggabungkan dua penghargaan tersebut, maka pada 2018 mendatang, dana miliaran rupiah itu bisa dicairkan dan dialokasikan sesuai wewenang daerah.

Wali Kota Sigit Widyonindito berkomitmen mempertahankan prestasi tersebut. “Penghargaan ini menjadi semangat Pemkot Magelang untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.”

Penyerahan LHP dilakukan oleh Auditor Utama Keuangan Negara BPK RI, Bambang Pamungkas kepada Wali Kota Sigit dan Ketua DPRD Kota Magelang, HY Endy Darmawan, di Gedung BPK RI Perwakilan Jateng, Semarang, Rabu (7/6) kemarin.

Sementara itu, Pemkab Magelang mewakilkan Plt Sekda Kabupaten Magelang Agung Trijaya untuk menerima penyerahan LPH dari BPK RI. Selain Kota dan Kabupaten Magelang, pemerintah daerah lain yang menerima predikat WTP adalah Pemkot Semarang, Kota Magelang, Demak, Wonosobo, Cilacap, Purbalingga, Kendal, Pemalang dan Kabupaten Tegal.

Sedangkan empat pemerintah daerah dengan predikat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), antara lain, Rembang , Klaten, Kota Tegal, dan Kebumen. Sementara pemerintah daerah yang masih mempertahankan WTP, antara lain, Kabupaten Semarang, Pati, Kudus, Jepara, Wonogiri, Sukoharjo, Temanggung, Banjarnegara, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Banyumas.

Kepala BPK Perwakilan Jateng, Heri Subowo, mengatakan, selama kurun waktu tiga tahun terakhir, terjadi peningkatan tata kelola keuangan daerah di Provinsi Jateng. Pada 2015 lalu, BPK memberikan opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2014 kepada 12 entitas dan 24 entitas WDP. Pada 2016 sebanyak 21 pemerintah daerah memperoleh opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2015 dan 15 pemerintah daerah memeperoleh opini WDP.

“Ada peningkatan signifikan perolehan opini WTP dan penurunan opini WDP. Sesuai ketentuan, diwajibkan pemerintah daerah melaporkan LKPD-nya,” kata Ir Isma Yatun, anggota BPK RI.

Menurut Isma, secara keseluruhan, dibanding 2015, pada 2016 mengalami peningkatan jumlah status WTP sebanyak 88,57 persen. ”Prestasi ini lebih baik dibanding sebelumnya. Ada 28,57 persen dibanding 2015,” kata Isma di hadapan Gubernur Ganjar Pranowo, ketua DPRD Jateng Rukhma Setyabudi, serta 24 bupati/wali kota dan ketua DPRD penerima LHP.

Plt Sekda Kabupaten Magelang, Agung Trijaya mengatakan, perolehan WTP sudah menjadi target bersama pada tahun-tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, berkat kerja keras serta bimbingan Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP, akhirnya tahun ini kita dapat opini WTP.” (put/vie/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

RSI NU Kurban Sapi, Kerbau dan Kambing

DEMAK - Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak menyembelih hewan kurban berupa seekor sapi, dua ekor kerbau dan 18 ekor kambing. Daging...

Tiap Anggota Saling Memberi Inspirasi

RADARSEMARANG.COM - DGCI Semarang adalah organisasi yang mewadahi para penggemar kegiatan otomotif, baik kompetisi, rekreasi dan sosial kemasyarakatan. Komunitas ini menggunakan konsep kekeluargaan, sehingga...

Wali Kota Hendi Resmi Buka Semarang Great Sale 2018 !

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi resmi membuka Semarang Great Sale (Semargres) tahun 2018, Minggu (8/4). Semargres akan berlangsung hinggal 6 Mei...

Pecah Kaca, Perampok Gondol Rp 100 Juta

DEMAK- Aksi kriminalitas dengan modus pecah kaca mobil menimpa pengusaha konstruksi bernama Solikin. Kejadiannya saat warga Desa Tugu, Kecamatan Sayung, itu memarkirkan mobil Honda...

Gereja Galang Dana untuk Rohingya

KEBUMEN - Bantuan dana dan doa kepada etnis Rohingya di Myanmar terus berdatangan. Kali ini, bantuan datang dari gereja-gereja yang ada di Kebumen, Minggu...

Perubahan Aturan Bikin Pusing PSIS

SEMARANG – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 atau Divisi Utama yang diikuti PSIS, manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar ini masih dipusingkan dengan regulasi. Terutama...