33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Jaga Toleransi Selama Ramadan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak semua umat Islam supaya berlomba-lomba berbuat kebaikan baik selama bulan Ramadan. Selain itu, wali kota juga mengajak semua umat untuk saling menjaga toleransi serta tenggang rasa demi terus terciptanya kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Menjaga toleransi, kita harus kembali ke fitrah kita. Bahwa sebenarnya keyakinan kita untuk memeluk agama Islam adalah bagian dari keyakinan kita, karena islam adalah agama yang penuh toleransi, agama yang penuh moderat, yang mampu menerima perbedaan-perbedaan. Sehingga kalau hari ini ada yang kemudian menamakan islam radikal, Islam yang tidak nasionalis, saya rasa itu harus dikembalikan lagi kepada fitroh kita,” ungkapnya saat usai shalat tarawih bersama warga di Masjid Komplek Asrama Lanal Semarang Barat.

Pria yang akrab disama Mas Hendi ini menjelaskan sebagai warga yang lahir maupun hidup di negara Indonesia hendaknya bisa menjaga maupun menerapkan adat dan budaya bangsa Indonesia. Hal ini dilakukan supaya warga masyarakat negara Indonesia terus bisa hidup rukun dan NKRI tetap menjadi negara yang utuh, yang kondusif guyub dan sejahtera. “Kita lahir di indonesia, bukan lahir di tanah arab atau lain sebagainya. Jadi kalau kita lahir di Indonesia ya kita pelajari budaya Indonesia. Misalnya mau pakai topi ya topi pecis atau kopyah, sopan santun dan toleransi serta tenggangrasa,” tegasnya.

Hendi juga menyampaikan salah satu upaya menjaga keutuhan sesama umat Islam, Hendi melakukan kebiasan tarawih keliling atau tarling di masjid-masjid yang ada di Kota Semarang selama bulan Ramadhan penuh. Alasan lainya, hal ini juga untuk meningkatkan kedekatan baik muspida maupun pemimpin kepada bawahan dan masyarakat umum. “Kita targetnya supaya para muspida ini juga bisa lebih dekat lagi tidak hanya ditataran tingkat atas atau hanya pimpinan saja. Jadi supaya bisa lebih guyub lagi, bisa saling ketemu dengan keluarga besar, bisa akrab,” katanya. (mha/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Parodi Ande-Ande Lumut Ramaikan Resepsi Kartini

DEMAK-Resepsi peringatan Hari Kartini ke-138 tingkat Kabupaten Demak di pendopo berlangsung meriah. Kegiatan yang dihadiri Bupati HM Natsir dan Ketua PKK Suntari Natsir ini...

Sita Puluhan Ribu Mercon

BANYUMAS-Polsek Ajibarang merazia 30 ribu mercon korek dan 240 mercon Leo milik Sarwono, 50, warga Desa Kracak Kecamatan Ajibarang, Rabu (7/6). Petugas langsung menyita...

Penebar Kebencian Ditangkap

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kasus penganiayaan terhadap kiai Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Kendal, Ahmad Zaenuri dan menantunya Agus masih terus ditangani kepolisian. Bahkan, Mabes...

Umrah Backpacker Rawan Diselewengkan

RADARSEMARANG.COM - MARAKNYA program umrah murah yang ditawarkan biro umrah memang sangat menggiurkan. Baru-baru ini beberapa biro umrah di Jawa Tengah memiliki program unik,...

Satu Keluarga Keracunan Jamur

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Satu orang tewas dan empat lainnya harus menjalani perawatan intensif, setelah mengkonsumsi jamur jenis Siung Kidang. Korban tewas bernama Kuat, 75, warga...

Merasa Dirugikan, Nasabah Somasi BPR MAA

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Merasa dirugikan atas tindakan yang dilakukan secara sepihak, Setyobudi, 43, warga Jalan Bawangan RT 02 RW 02, Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari, Kota...