33 C
Semarang
Selasa, 20 Oktober 2020

H-10 Jalan Alternatif Harus Sudah Mulus

Bupati Asip Rakor di DPU Taru

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KAJEN-Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan diperintahkan untuk memperbaiki seluruh kerusakan jalan di Kabupaten Pekalongan. Khususnya kerusakan jalan jalur alternatif yang akan dilalui oleh para pemudik, agar pemudik merasa nyaman ketika masuk ke wilayah Kabupaten Pekalongan.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan rapat koordinasi di kantor DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Kamis (8/6) kemarin. Setelah selama seminggu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa jalan rusak di wilayah Kabupaten Pekalongan, meliputi Jalan Raya Kesesi hingga Sragi, Bojong hingga Sragi, dan Bojong arah Wiradesa.

“Seluruh jajaran DPU Taru harus melakukan tugas pokok dan fungsi, yakni berupa perawatan infrastruktur, utamanya jalan-jalan di Kabupaten Pekalongan yang harus segera diselesaikan dalam waktu dekat,” tandas Bupati Asip.

Menurutnya, DPU Taru harus dapat memperbaiki semua jalan rusak sebelum H-10 hari raya Idul Fitri 2017. Karena kerusakan jalan menyangkut nama baik Pemkab Pekalongan dan bisa memberikan citra buruk. “H-10, semua jalan rusak di Kabupaten Pekalongan, khususnya jalur alternatif harus sudah dalam kondisi bagus dan mulus,” perintah Bupati Asip.

Bupati juga mengatakan bahwa dirinya akan terus memantau secara langsung, ruas-ruas jalan yang sedang dalam perbaikan. Sehingga pihaknya bisa melakukan evaluasi setiap hari dan mengetahui semua kondisi jalan yang telah diperbaiki demi kenyamanan para pemudik.

“Saat ini para PNS DPU Taru harus bekerja ekstra keras dan bisa menunjukkan kinerja terbaiknya, dengan melakukan perawatan dan perbaikan semua jalan rusak. Sehingga masyarakat dapat memberikan apresiasi terhadap kinerja DPU Taru,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bahwa para PNS yang berada di ujung tugasnya, yakni membangun dan memperbaiki serta melihara jalan, untuk terus meningkatkan disiplin dan menjadi PNS yang sesuai dengan harapan masyarakat yaitu melayani dengan cepat dan tepat.

“Selama ini pandangan masyarakat bahwa pelayanan birokrasi sangat slowly. Oleh karena itu, PNS wajib mengubah stigma masyarakat tersebut dengan kerja cepat, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja trengginas. Karena tuntutan masyarakat terhadap pelayanan sudah sangat tinggi. Dan kita adalah individu yang kehidupannya, menggunakan instrumen keuangan negara. Sehingga dituntut menjadi khodimul umat yang baik,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...