33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Pemprov akan Lunturkan Budaya ‘Ritual Seks’ di Gunung Kemukus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SRAGEN – Pemprov Jateng berupaya menghapus kesan ‘esek-esek’ di sekitar makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen. Kawasan tersebut dikemas menjadi wisata religi. Membuat nyaman bagi pengunjung untuk berziarah dan berdoa.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pun meminta Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati untuk bersikap tegas melarang ‘ritual seks’ yang selama ini melekat di Gunung Kemukus. “Dulu waktu ramai-ramainya, saya sudah minta bupati untuk coba dikomunikasikan. Sekarang malah marak lagi,” ucapnya saat ziarah di makam Pangeran Samudro, Kamis (8/6/2017).

Gubernur berambut putih ini menilai, jika kondisinya seperti ini, pencegahannya tidak mungkin hanya dengan cara sekadar melarang. Harus ada langkah kongkret yang lebih sistematis. Misalnya dengan menjadikan kawasan ini sebagai kawasan wisata yang benar-benar religi.

Salah satunya dengan memugar bangunan fisik agar betul-betul untuk menunjang kegiatan religius di komplek tersebut. “Mereka yang ada di sini mesti diajak berusaha untuk mendukung wisata religius bukan disalahgunakan untuk yang lain,” katanya.

Ganjar meminta bupati setempat, untuk memberi perhatian lebih pada perkembangan sosial di Gunung Kemukus. Dia menyarankan, bupati jangan pernah memberi izin hiburan di kawasan tersebut untuk menjaga religiusitasnya. “Saya menyarankan jangan diberi untuk izin hiburan, tidak ada hiburan. Kalau mau ya ngaji di sini, ziarah,” harapnya.

Dia berharap, cerita tentang Pangeran Samudro sebagai tokoh penyebar Islam bisa diangkat ketimbang ‘ritual seks’. “Cerita Pangeran Samudro itu siapa, dia itu nyebarkan agama bukan hama. Yang itu (ritual seks, red) kan hama,” imbuhnya. (amh)

Berita sebelumyaPuasa Tapi Tidak Shalat
Berita berikutnya2 Pekerja Tewas Tertimbun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cegah Sarcopenia dengan Protein dan Vitamin D

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh akan mengalami penurunan termasuk otot. Sarcopenia adalah kondisi dimana massa dan kekuatan otot akan hilang. Kondisi ini, berkaitan...

Cooperative Learning Meningkatkan Prestasi Siswa

RADARSEMARANG.COM - MENINGAKTNYA prestasi siswa merupakan salah satu tujuan dari pembelajaran.Untuk itu, setiap guru atau pendidik harus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menggunakan metode...

4.1179.000 Jiwa Warga Jawa Tengah Miskin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kemiskinan di Jawa Tengah masih berada di atas rata-rata nasional, yakni di angka 12,23 persen. Secara riil, jumlah warga miskin di...

Kerja Keras dan Disiplin

RADARSEMARANG.COM - DEDIKASI, disiplin, dan semangat Vera Wahyu Wulandari berbuah manis. Vera, sapaan akrabnya, menjuarai kompetisi pencak silat The 4th Sebelas Maret International Pencak...

Pertukaran Budaya di SD Kebon Dalem 2

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puluhan suster yang tergabung dalam Suster Penyelengaraan Illahi (SPI) melakukan pertukaran budaya di SD Kebon Dalem 2, Jalan Arumsari Sambiroto, Semarang,...

Muncul Capres Harapan Si Walikota

Oleh: Dahlan Iskan Begitu banyak yang tidak suka Donald Trump. Tapi sampai hari ini belum ada calon kuat untuk menyainginya. Dari Partai Demokrat masih mengutak-atik nama...