33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Free Zam Zam di Hotel Horison

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

PEKALONGAN-Hotel Horison Pekalongan menawarkan sajian menu berbuka puasa istimewa. Selain berbagai makanan dan minuman berkelas dan unik, untuk menu takjil disediakan pula gratis Air Zam Zam. Air yan menjadi oleh-oleh haji dan umroh ini, bisa dinikmati pengunjung yang berbuka puasa di hotel yang terletak di Jalan Gajahmada nomor 11 A Kota Pekalongan ini.

“Sajian Air Zam-Zam, sengaja kami sajikan sebagai pembeda dan mempertegas adanya sajian bernuasansa Islam. Kalau kurma sudah menjadi hal lumrah dan wajar. Namun Air Zam-Zam mungkin baru ada di hotel kami,” seru Chef Hotel Horison Pekalongan, Bambang Sutikno, Rabu petang (7/6) kemarin.

Ditambahkan, untuk menikmati sajian Air Zam-Zam bisa mengambil di dekat pintu masuk resto khusus untuk stal takjil. Jumlahnya terbatas, tidak disediakan untuk orang banyak. “Air Zam-Zam memang terbatas jumlahnya, yang cepat datang bisa langsung menikmati air asli dari Makkah ini,” kata chef asal Semarang ini.

Untuk minum air yang dianggap suci oleh umat Islam ini, memang tidak sekadar diminum. Ada tata cara dan doa yang harus dilantunkan. Namun jangan khawatir, jika tidak hafal doa minum Air Zam-Zam, sudah disediakan teks komplit di meja stal. Disarankan pula, meminum dengan posisi duduk, sesuai sudah Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya untuk berbuka, sudah disediakan 70 macam item makanan dan minuman. Mulai dari takjil, cemilan, hingga makan besar dan minuman serta buah segar.

Untuk menikmati menu berbuka di Hotel Horison, cukup merogok kocek hanya Rp 65 ribu per pax, dengan konsep All You Can Eat. Sehingga bebas makan minum sepuasnya selama sajian berbuka dihidangkan.

Untuk fasilitas salat, selain musala standar di lantai dua, hotel juga menyediakan ruangan khusus di Sindoro Room dengan kapasitas 25 orang untuk salat berjamah. Bahkan bisa untuk salat tarawih bagi yang membawa rombongan. (han/adv/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Resah Banjir, Warga Dukung Normalisasi

Rencana pembangunan dan normalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT) sudah melalui beberapa tahap. Namun sampai sekarang belum juga direalisasikan, padahal anggaran sudah ada. Mengapa? BANJIR...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Klaster Naraya  Terjual 30 Persen

SEMARANG – Perumahan Bukit Semarang Baru (BSB) kembali memperkenalkan klaster Naraya. Perumahan pertama  yang memiliki konsep Japanese (gaya Jepang) ini sangat cocok dengan kondisi...

Tanggul Sungai Jebol, 600 Rumah Terendam

KAJEN-Tanggul Sungai Miduri yang melintas di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, jebol. Karung plastik yang berisi tanah liat yang ditata rapi sepanjang 350 meter dengan...

Tertimbun Longsor, 1 Tewas, 2 Luka

MUNGKID— Aktivitas penambangan pasir di gunung Merapi kembali memakan korban. Rabu (4/10) kemarin,  penambang manual tertimbun material longsor saat asyik menggali.  Satu orang tewas...

Batang Siap Sambut Wisman

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang serius mengangkat potensi wisatanya, salah satunya dengan mengajak wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Indonesia untuk mampir ke...