33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Semakin Dipercaya Nasabah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BPR Arto Moro Semarang

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arto Moro Semarang di Jalan Gajah Raya 155 Semarang, saat ini sudah mengalami perombakan manajemen menuju BPR yang semakin profesional, sejak 2015 lalu. Hasilnya cukup signifikan. Performa keuangan bank semakin membaik.
Menurut komisaris utama BPR Arto Moro Semarang, Dr Subyakto SH, MH, MM, pertumbuhannya bahkan mencapai 150 persen. Selain pelayanan yang cepat kepada pelanggan utamanya pada pengajuan kredit, berbagai produk untuk meningkatkan dana pihak ketiga juga terus digenjot.
BPR Arto Moro juga semakin dipercaya masyarakat setempat sebagai BPR yang tepat untuk menabung. Hal itu tidak lepas dari berbagai terobosan yang dilakukan secara intens dan terprogram oleh manajemen.
Subyakto menyampaikan, berbagai kemudahan dilakukan pihak manajemen untuk memanjakan nasabah menyimpan uang mereka di BPR Arto Moro. “Nasabah yang tidak sempat ke BPR kami, karena ada satu keperluan yang tidak bisa diwakilkan, kami datangi rumahnya. Kami lakukan jemput bola,” kata mantan anggota DPR RI dua periode itu.
Subyakto juga menyampaikan, upaya lain yang dilakukan adalah membenahi sumber daya manusia di lingkup internal, juga tak kalah pentingnya mengedukasi masyarakat untuk menabung di BPR melalui pengenalan produk BPR Arto Moro. “Alhamdulillah, BPR kami tumbuh signifikan. Bahkan pertumbuhannya mencapai 150 persen, dari yang semula kami ada di posisi bawah, kini sudah jauh lebih baik berada di posisi tengah, setelah kami melakukan pembenahan,” kata Subyakto.
Untuk itu, Subyakto mengaku bersyukur, kini BPR Arto Moro semakin dipercaya masyarakat, baik yang menabung maupun mengambil kredit. “Kami juga sudah membuka kantor kas di Jalan Suratmo. Bahkan dalam waktu dekat akan membuka kantor kas-kantor kas lain untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat.”
Sementara itu, untuk meningkatkan dana pihak ketiga, BPR Arto Moro meluncurkan produk keuangan berupa tabungan arisan berhadiah mobil, motor, dan berbagai peralatan elektronik. Nasabah yang mengikuti program ini berpeluang meraih hadiah Toyota Avanza, dua Vario, ponsel pintar, dan peralatan elektronik lain.
Produk berlabel Tasbam atau Tabungan Arisan Berhadiah Mobil terbuka untuk semua kalangan masyarakat. Nasabah cukup menabung Rp 350 ribu per bulan. Berbeda dengan arisan pada umumnya, Tasbam dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). ”Banyak nasabah tertarik karena jumlah tabungannya tidak besar, hanya Rp 350 ribu per bulan. Mereka juga mendapatkan bunga sebagaimana tabungan pada umumnya.”
Subyakto menyampaikan, produk Tasbam memberi kesempatan kepada masyarakat kecil untuk menabung dan berhubungan dengan perbankan. Hal itu sejalan dengan program OJK, meningkatkan peran masyarakat dalam bertransaksi melalui bank dan memanfaatkan produk-produk keuangan perbankan. (*/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Produsen Hoax Serang Anies dengan Sampah Bekasi

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap diserang hoax beberapa pekan terakhir. Yang terbaru adalah foto sungai penuh sampah di Bekasi. Kata penyebar...

50 Penyapu Jalan Buka Bersama

SEMARANG - Raut wajah lelah setelah seharian menyapu jalan dari ibu-ibu yang berprofesi menjadi penyapu jalanan di Kota Semarang hilang. Ya, sekitar 50 penyapu...

Narkoba Incar Pelajar

KUDUS – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan penanggulangan penyalahgunaan narkoba dan pencegahan HIV/AIDS di SMKN 1 Kudus, kemarin. Sosialisasi dilakukan dengan mengundang...

Satgas Saber Pungli Belum Terbentuk

UNGARAN – Hingga minggu ini, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) wilayah Kabupaten Semarang belum terbentuk. Menurut Bupati Semarang, Mundjirin, waktu penyiapan...

Harga Emas Batangan Naik

Seorang wiraniaga sedang menunjukkan emas batangan produksi PT Aneka Tambang, Tbk. (Antam) di Butik Emas DP Mall, Kota Semarang, kemarin. Harga emas batangan Antam...

PTUN Tolak Gugatan Pedagang Pasar Kobong

SEMARANG-Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang menolak secara keseluruhan gugatan pedagang Pasar Ikan Rejomulyo (Pasar Kobong) Semarang yang melawan Dinas Perdagangan Kota...