33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Korek Cucu Bakar Rumah Kakek

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO–Rumah tinggal milik Nur Kotib Al Sajidin, 60, warga Dusun Bomerto RT 4/RW 1 Desa Bomerto, Wonosobo, Senin (5/6) siang, dilalap si jago merah. Rumah kakek yang bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Induk itu diduga terbakar karena sang cucu, Alfin Miftahul Qoir, bermain korek api di dalam kamar.

Kasubag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono mewakili Kapolres AKBP Muhammad Ridwan mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30, Mulanya, pada siang hari, cucu korban bernama Alfin Miftahul Qoir, 3 tahun, bermain korek api di kamar korban. Tanpa sengaja, korek api jatuh ke tempat tidur korban. Api pun cepat berkobar. “Cucu korban lantas memanggil Romlah, neneknya, yang saat itu berada di rumah,” kata Agus.

Siang itu, Romlah, 62, tengah memasak di dapur. Ia melihat api sudah membesar, melalap bagian kasur. “Saya langsung membopong cucu saya keluar rumah dan minta tolong,”kata Romlah.

Sugeng, 45, tetangga yang mendengar teriakan Romlah berlari menuju rumah Nur Kotib. Api sudah merembet ke mana-mana. Rumah korban berukuran sekitar 6 x 10 meter per segi yang terbuat dari kayu, mudah sekali dilahap si jago merah. Api melumat seisi rumah.

AKP Agus mengatakan, api berhasil dipadamkan pada Senin (5/6) sore. “Tidak ada korban jiwa. Semua penghuni selamat.” Agus meminta orang tua untuk mengawasi anaknya ketika bermain. “Kami berharap orang tua untuk senantiasa mengawasi anaknya, termasuk alat yang digunakan untuk bermain.” Kemarin, rumah Kotib dibersihkan oleh jajaran Polres, TNI, BPBD, serta warga sekitar. Puing-puing bangunan yang terbakar dibersihkan. (ali/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Konsumen Dparagon Tuntut Uang Kembali

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mangkraknya pembangunan apartemen PT Dparagon Labbaika Utama di Jalan Setiabudi Semarang sejak tahun 2015, kini berbuntut panjang. Konsumen yang terlanjur menyetorkan pembayaran apartemen,...

Calon Perseorangan Belum Dilirik

TEMANGGUNG–KPU Kabupaten Temanggung belum menerima pendaftaran dari sosok atau tokoh yang mendaftarkan diri menjadi calon bupati/wakil bupati melalui jalur perseorangan alias independen. “Sampai saat...

52 Desa Berebut Pamsimas

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 52 desa di 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Demak disurvei untuk mendapatkan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat...

Demokrasi Tingkat RT

Hujan deras tidak menghalangi pelaksanaan pemilihan ketua RT 05 RW 14 Cabean, Sidomukti yang dilaksanakan secara langsung di tempat terbuka, Minggu (26/3). Coblosan dan...

Perlunya Perubahan Paradigma tentang Mengajar

RADARSEMARANG.COM, PANDANGAN mengajar yang hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan, dianggap sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan. Mengapa bisa begitu? Minimal, ada tiga alasan penting....

Matikan HP dan TV Saat Magrib

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Khawatir dengan dampak perkembangan teknologi informasi yang berakibat pada hilangnya karakter dan adab berbudaya, Pemerintah Kabupaten Batang mengajak warga untuk mematikan...