33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Bunga Pinus Diolah Jadi Teh Herbal yang Bernilai Ekonomis

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Di tangan lima mahasiswa PGSD FKIP UM Magelang, bunga pinus mampu diolah menjadi teh kantong herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh.  Hasil penelitian yang dilakukan kemudian dituangkan dalam suatu karya berbentuk proposal pengabdian masyarakat berjudul “Tekas Bina Mekanist”.

Proposal itu berhasil lolos seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2017 bersama 27 proposal mahasiswa UM Magelang lainnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilakukan empat  mahasiswa PGSD FKIP UM Magelang yakni Hanik Musyarofah, Siti Mudayanah, Wulan Septiani, dan Irna Listiyani.

“Selama ini di Dusun Bulu Duwur, Ropoh, Kepil, Wonosobo, bunga pinus hanya dimanfaatkan sebagai among geni atau untuk menyalakan api ketika hendak memasak. Bahkan tak jarang bunga pinus hanya dibiarkan membusuk begitu saja oleh masyarakat sekitar,” tutur Hanik Musyarofah, ketua tim. Berawal dari keprihatinan tersebut, mereka kemudian melakukan kegiatan pengabdian di dusun tersebut.

Bunga pinus (strobilus betina), lanjut  Hanik, banyak terdapat di Dusun Bulu Duwur. Keempat mahasiswa itu kemudian memanfaatkan bunga pinus sebagai teh kantong herbal.

Adapun cara produksinya cukup mudah mulai dari proses pemotongan bunga, pencucian, penjemuran, penyangraian, penumbukan, dan pengemasan kantong serta kardus.

“Berdasarkan penelitian ilmiah terbukti bahwa teh herbal bunga pinus mampu meningkatkan imunitas tubuh. Bunga pinus yang kaya antioksidan juga bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan, menjaga tubuh tetap fit, menjaga kecantikan kulit, melindungi dan meningkatkan fungsi organ tubuh,  dan pertumbuhan tubuh,“ ungkapnya.

Kegiatan tersebut  melibatkan kelompok peningkatan produktivitas ekonomi perempuan (PPEP) yang diikuti 30 peserta. Pelatihan pembuatan teh kantong herbal yang dilakukan untuk warga di Dusun Bulu Duwur itu diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat yang mudah terserang penyakit sehingga mencetak generasi muda yang memiliki sumber daya manusia lebih baik.

Selain itu mereka juga berharap, kegiatan  pengabdian dapat menciptakan lapangan pekerjaan  bagi warga Dusun Bulu Duwur yang masih menganggur.

Warga sekitar sangat antusias dengan adanya pelatihan tersebut, karena barang yang semula mereka kira tidak berguna ternyata memiliki manfaat kesehatan tubuh. Kepala Desa Ropoh, Syahman Jumeno mengungkapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah membagikan ilmunya kepada warganya serta dapat memberikan lapangan pekerjaan baru bagi mereka.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkesinambungan sehingga  warga dapat terus memanfaatkan bunga pinus yang tidak hanya bernilai medis tapi juga ekonomis. (*/sct/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Masyarakat Peduli Kendeng Bela Joko Priyanto

SEMARANG-Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Kendeng Lestari melakukan aksi di depan Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Mapolda Jateng). Mereka menuntut kepada Polda Jateng...

KPU Kota Pekalongan Terbaik se Jateng 

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan tercatat menjadi yang terbaik dalam menyajikan hitung cepat dalam Pilgub Jawa Tengah, Kamis (5/7). "Pilgub Jateng...

Waspadai Ayam Tiren 

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang mewaspadai beredarnya ayam bangkai atau tiren dan daging sapi gelonggongan di sejumlah pasar tradisional Kota Magelang. Dinas Pertanian dan...

SMA TN Juara Economic Competition

SALATIGA - Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar kompetisi bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah...

Kembangkan Aplikasi Ukur Ketinggian

SEMARANG–Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) gandeng Universitas Diponegoro (Undip) dan Angkasa Pura I dalam proyek penelitian dan pengembangan penggunaan aplikasi teknologi informasi alat pengukur...

Apakah Trigonometri Digunakan Pada Tata Boga?

RADARSEMARANG.COM - APA hubungan antara trigonometri dan ilmu tata boga? Lantas, kenapa pada kurikulum SMK program keahlian tata boga dalam mata pelajaran Matematika, terdapat...