28 C
Semarang
Minggu, 13 Juni 2021

Kaya Ide dan Utamakan Layanan

KEBANGGAAN: Direktur Ar-Bani Tour & Travel Umrah, Bayu Jalar Prayogo mengangkat trofi award yang diterimanya. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

Tak butuh waktu lama bagi Ar-Bani untuk mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya pengguna jasa tour, travel, dan umrah. Meski masih berusia relatif muda, namun biro umrah ini mampu menunjukkan kelasnya sebagai perusahaan penyedia jasa tour, travel, dan umrah yang inovatif dan dapat dipercaya. Sukses ini tak lepas dari kerja keras dan gaya kepemimpinan yang kaya ide dari Bayu Jalar Prayogo, sang direktur sekaligus owner Ar-Bani.
Berbekal pengalaman bertahun-tahun menjadi agen biro umrah di Jakarta, Bayu Jalar Prayogo lantas membuka biro umrah sendiri pada 2014 silam. Ia diberi nama: Ar-Bani Tour & Travel Umrah. Ar-Bani diambil dari nama istrinya: Sari Arbani. Sejak saat itu, biro ini langsung mencuri perhatian dengan program-program baru yang belum pernah dilakukan oleh biro umrah lain pada umumnya.
Bayu bersama sang istri, bahu-membahu membesarkan Ar-Bani hingga menjadi biro umrah yang dikenal publik. “Pada tahun pertama berdiri memang agak berat. Namun dengan kerja keras dan kesabaran yang kami bangun dari bawah, kami bisa melewati masa-masa sulit,” kenang Bayu.
Biro umrah yang berkantor di Jalan Pamularsih Raya 104 Semarang ini, tetap kompetitf di tengah ketatnya persaingan dengan biro perjalanan umrah sejenis di Kota Semarang. Menjamurnya biro umrah baru, juga menambah sengitnya perebutan kepercayaan dari pengguna jasa ini, hingga perang tarif pun tak terelakkan. Toh, hal itu tidak membuat Bayu mengendurkan semangat untuk tetap eksis dan membesarkan usahanya. Ia menyikapinya dengan inovasi-inovasi dan terobosan baru.
Inovasi yang banyak dikenal hingga saat ini adalah promo umrah dapat “Surga”, sebuah akronim dari fasilitas seragam, uang saku, ransel, gratis paspor, dan air zam-zam sehingga disingkat Surga. Inovasi lainnya, memberikan dana talangan umrah tanpa uang muka dan tanpa angunan, dengan pelunasan sepulang umrah. Sedangkan terobosan baru yang pernah dilakukan Ar-Bani adalah umrah landing Madinah. Padahal, yang lazim dilakukan banyak biro umrah lainnya adalah umrah landing Jeddah. “Saat biro umrah lain masih melakukan perjalanan umrah landing Jeddah, kami yang memelopori umrah landing Madinah untuk menghemat waktu dan tenaga,” klaimnya.
Bayu mengaku selalu merusaha menjaga kepercayaan masyarakat. Di antaranya, dengan selalu tepat waktu dalam jadwal pemberangkatan. Pihaknya juga selalu berusaha keras memberikan pelayanan yang prima kepada jamaah, baik sebelum berangkat maupun selama beribadah umrah. Tak heran jika Sang Direktur ini, ikut turun langsung mendampingi jamaah melakukan ibadah umrah selama di Tanah Suci.
Tidak itu saja, seluruh karyawan yang ikut membesarkan Ar-Bani diberi kesempatan berangkat umrah tanpa biaya. Sejak awal, tekadnya sudah bulat untuk menekuni usaha ini. Selain mendapat keuntungan secara materi, ia juga ikut senang bisa membantu orang untuk melakukan ibadah yang dulunya hanya sebatas angan-angan. “Saya termotivasi dengan bidang ini, karena ini bisnis yang diibadahkan, bukan ibadah yang dibisniskan,” kata Bayu.
Atas capaian ini Ar-Bani mendapat penghargaan dari Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017 untuk kategori Biro Umrah Inovatif dan Terpercaya di Artos Hotel Magelang pada Selasa (25/5) lalu. “Biro umrah Ar-Bani memang layak dianugerahi sebagai Biro umrah yang inovatif dan terpercaya dengan program-programnya,” ungkap Direktur Radar Semarang, Abdul Aziz. (gie/isk)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here