33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Peradi Bentuk LPPH untuk Bantuan Hukum Gratis

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera akan mendirikan Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) di organisasi profesinya. Hal itu disepakati dalam rapat bersama seluruh anggota di sela-sela acara bertajuk Buka Bersama (Bukber) Kebinekaan Peradi Semarang di Hotel Patrajasa Semarang, Minggu (4/6) sore.

”LPPH ini segera akan diaktanotariskan dan didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM. Kita berdayakan semua anggota Peradi untuk terlibat dalam LPPH ini. Yang jelas nanti saat sudah resmi, kita akan berikan bantuan hukum gratis dan siap menangani perkara prodeo, nanti masyarakat gratis berkonsultasi, baik litigasi, pendampingan di dalam pengadilan dan lainnya,” kata Direktur LPPH Peradi Semarang, Bagas Sarsito kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara itu, Ketua Peradi Semarang, Theodorus Yosep Parera memastikan, Peradi yang dikomandoi pimpinan nasional Dr Juniver Girsang tersebut akan dijadikan sebagai pusat percontohan bagi seluruh aparatur penegak hukum di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.

”Kami nanti akan sering mengadakan diskusi ilmiah tentang hukum dan memaksimalkan penyuluhan hukum ke masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti dan paham akan masalah yang sedang dialami, dengan begitu di lapangan nanti tidak akan ada lagi perampasan-perampasan kemerdekaan yang dialami masyarakat yang tidak paham hukum,” tandasnya.

Yosep mencontohkan, seperti halnya kasus persekusi atau kasus main hakim sendiri. Pihaknya juga memastikan dalam LPPH tersebut akan memberikan pendampingan all out secara gratis bagi masyarakat tak mampu. ”Pembayarannya gratis untuk masyarakat, karena pembayarannya sudah disediakan oleh negara,” ujarnya. (jks/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Srikandi PP Beri Bantuan Korban Banjir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah, merasa prihatin dengan korban banjir yang ada di Desa Kalisari,...

Endah n Rhesa Siap Menghibur

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Setelah soft launching pada akhir tahun 2017 kemarin, kini Red Box Socialcafe di Kompleks Dupan Square Pekalongan akan menggelar grand opening...

Ulama Besar Syria Doakan Ganjar-Yasin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Ahmad Kaftaro Damascus Syekh Muhammad Syarif As Showaf mengunjungi posko Santri Gayeng di Semarang, Rabu (14/3). Ulama berpengaruh Syria...

PN Eksekusi 52 Lahan dan Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, KENDAL- Pengadilan Negeri (PN) Kendal mengeksekusi 52 lahan di Desa Ngawensari, Kecamatan Ringinarum, kemarin. Hal itu dilakukan setelah tidak ada kesepakatan harga anti...

FKDM Cegah Ancaman Sejak Dini

DEMAK- Keberadaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) menjadi ujung tombak dalam melakukan pencegahan berbagai persoalan di daerah, utamanya terkait potensi ancaman bencana yang terjadi....

Pameran Aneka Rempah Nusantara

Peserta  pameran sedang menyeduh biji kopi asal Kendal, Jawa Tengah, Kamis (16/11). Berbagai Rempah-Rempah khas nusantara dipamerkan dalam gelaran Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah...