CEK PEMBANGUNAN : Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono bersama jajaran saat mengecek progres pembangunan jembatan temporary di Kaliboyo, Tulis, Batang, Senin (5/6). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
CEK PEMBANGUNAN : Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono bersama jajaran saat mengecek progres pembangunan jembatan temporary di Kaliboyo, Tulis, Batang, Senin (5/6). (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Pembangunan ruas tol akan dihentikan sementara saat musim mudik dan balik. Yaitu dari H-7 sampai H+7, atau 14 hari kerja. Dengan harapan tidak mengganggu kendaraan pemudik selama menggunakan jalur tol sementara.

“Nanti pengerjaan tol akan dihentikan sementara, mengingat akan digunakan secara fungsional untuk arus mudik dan balik,” ucap Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono saat melakukan pengecekan perkembangan pembangunan tol di jalur Kabupaten Batang, Senin (5/6).

Dijelaskan Kapolda, pembangunan tol progresnya cukup bagus. Hampir semua ruas jalan sudah dicor dan jembatan sudah terhubung.

“Alhamdulillah pekerjaan disini cepat sekali. Saya kira seperti ditargetkan, H-10 bisa dilewati pemudik,” ucapnya saat memantau pembuatan jembatan bailey di Sungai Kaliboyo, Tulis, Batang.

Ditambahkan, selain di Kaliboyo, di jalur tol Batang juga ada jembatan sejenis yaitu di sungai Kaliurang. Sedangkan di lokasi lain juga ada jembatan bailey di Sungai Comal. “Jembatan Kaliboyo dan Kaliurang ini sebenarnya sudah tersambung. Namun pengelola tol ingin membuat jembatan lagi disampingnya, sehingga nanti ada dua lajur,” jelasnya.

Selanjutnya terkait keamanan, Polda akan menyiagakan petugas di sepanjang tol, dari exit Brebes hingga exit Gringsing. Dari Polda sendiri selain petugas di masing-masing wilayah juga akan ada BKO siswa Setukpa.

“Nanti akan ada pengamanan di sepanjang 110 kilometer dari Pejagan sampai Gringsing. Sekitar 1.105 personel tambahan dari Setukpa (Sekolah Pembentukan Perwira) Polri,” kata Kapolda.

Pengamanan ini dilakukan selama 24 penuh. Tak hanya jalur tol fungsional, jalur pantura juga tetap dilakukan penjagaan oleh pihak kepolisian. Petugas akan dibagi, untuk spot rawan pengamanan dipertebal.

Tidak hanya pengamanan, pendukung untuk pemudik juga telah disiapkan. Mulai dari tim medis untuk menangani pemudik yang kelelahan atau sakit hingga ketersediaan bahan bakar di dalam jalur tol Pemalang-Pekalongan-Batang.

Seperti di Kabupaten Batang, Dinas Kesehatan setempat sudah mensiagakan setiap Puskesmas dalam pengawasan dan pengamanan di sepanjang jalur tol. Nanti akan dibagikan, kepada Puskesmas yang dilalui, serta belasan unit ambulans di setiap titik penting.

Kapolda menambahkan, pihaknya tetap membatasi penggunaan jalur tol saat arus mudik mendatang. Karena keterbatasan sarana, terutama penerangan. Sehingga menjelang petang, kendaraan pemudik akan kembali diarahkan ke pantura utama.

“Karena ini bulan puasa, maka menjelang berbuka pemudik akan diarahkan keluar ke arah pantura. Selain jalan kurang pencahayaan juga fasilitas seperti restoran dan rest area masih kurang memadai,” tandasnya. (han/ric)