TUMPUAN: Isa Imandra (kedua dari kiri) menerima penghargaan di atas podium, atas raihan juara 2 di ajang AH-SRIC, di Surabaya belum lama ini
TUMPUAN: Isa Imandra (kedua dari kiri) menerima penghargaan di atas podium, atas raihan juara 2 di ajang AH-SRIC, di Surabaya belum lama ini

Instruktur Safety Riding Honda Jateng Isa Imandra, akan mewakili Indonesia dalam ajang kompetisi safety riding internasional di Jepang pada Oktober 2017 mendatang. Isa mewakili Indonesia, setelah merebut podium kedua di kelas Big Bike pada kompetisi Astra Honda Safety Riding Instructor Competition (AH-SRIC) yang diadakan 16-18 Mei di MPM Safety Riding Center, Surabaya.

ADENNYAR WYCAKSONO

SATU lagi anak bangsa siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Adalah Isa Imandra yang merupakan instruktur safety riding Honda Jateng. Putra asli Semarang ini, siap menunjukkan kemampuannya di bidang otomotif, bertarung dengan peserta dari berbagai negara lain seperti Vietnam, Kamboja, Thailand, Jepang, Eropa, dan India.

”Sebelumnya, saya tidak menyangka bisa mewakili Indonesia di tingkat internasional. Apalagi melihat lawan saya saat lomba tingkat nasional, tidak bisa dipandang remeh,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Sebelum berangkat ke Jepang, Isa berhasil menyingkirkan 19 peserta safety riding tingkat nasional dalam kejuaraan yang menggunakan motor besar dengan kapasitas mesin 400 cc. ”Saat ini persiapannya lebih matang. Di sini saya harus beradaptasi lebih agar tidak ketinggalan. Karena lawan saya sudah biasa menggunakan motor gede,” jelasnya.

BERIKAN TOTALITAS: Isa Imandra saat berlomba di AH-SRIC kelas motor besar atau big bike.
BERIKAN TOTALITAS: Isa Imandra saat berlomba di AH-SRIC kelas motor besar atau big bike.

Sebenarnya, gelaran lomba tahunan safety riding ini dibuka semakin luas untuk para duta keselamatan berkendara di jaringan penjualan maupun komunitas pabrikan asal Jepang di seluruh Indonesia sejak 2007. ”Dalam rangka meningkatkan dan menguji keterampilan instruktur safety riding Honda di seluruh Indonesia. Sehingga bisa saling menularkan ilmu keselamatan berkendara kepada masyarakat pengguna sepeda motor,” tambahnya.