33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Salah Tak Masalah, Yang Penting Jujur

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

DI tengah kesibukkannya sebagai dosen, mahasiswa S3, dan humas, tidak membuat Nuswantoro kehilangan quality time bersama keluarganya. Menurutnya, kesibukannya di Undip masih terbilang normal.

Baca Juga :

“Dibandingkan ketika masih di KPU, itu lebih luarbiasa karena berangkat pagi pulang malem. Dulu diprotes karena berangkat jam 8 pagi pulang sampai jam 1 malam dan berlangsung hampir setiap hari,” ujarnya.

Menurut suami Sylviana Yuliastuti, ini sepanjang itu masih positif untuk kepentingan kampus, sekolah maka keluarga akan mendukung. Mereka menjadi paham, waktu-waktu bersama anak menjadi berkurang itu suatu konsekuensi yang harus dihadapi. Namun sekali ada waktu luang, ia tak kenal kompromi untuk menghabiskannya bersama keluarga. “Ketika luang, saya selalu menemani anak saya kemana pun pergi. Kebetulan yang kecil suka olahraga beladiri, jadi saya sering habiskan waktu olahraga bareng,” ungkapnya.

Dididik oleh orang tua dengan latar belakang militer, Nuswantoro mengaku tidak menerapkannya kepada anak-anaknya. Ia membebaskan pada dua anak lelakinya untuk melakukan apa saja, asal didasari dengan disiplin dan jujur.

“Biar saja mereka yang memilih jalan hidupnya mau bagaimana, kalau diarah-arahkan nanti malah tidak sesuai dengan passion-nya,” terang ayah dari Ramadhan Faris Hakiim dan Faizal Zein Aulia Yudha, ini.

Nuswantoro mengaku mulai terbuka untuk diskusi bersama anak-anak, mengikuti perkembangan zaman, mendidik secara militer menurutnya sudah tidak bisa dilakukan lagi pada anak-anak masa kini. Namun ia menegaskan, bahwa prinsip disiplin dan jujur adalah yang utama dan harus selalu diingat.

“Saya mulai bisa menerima pendapat anak, karena semua ada baik dan buruknya. Disiplin bersikap iya, kejujuran itu wajib. Artinya pendapat saya tidak selalu benar, itu juga lebih dekat dengan anak,” tambahnya.

“Sikap bisa salah, tapi nggak boleh bohong. Itulah yang selalu saya tanamkan pada anak-anak saya. Karena manusia dalam bersikap bisa saja melakukan kesalahan tetapi jujur harus tetap dilakukan,” tegasnya. (tsalisati/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Prasmanan

RADARSEMARANG.COM - Seorang tamu hotel Grand Artos Hotel and Convention sedang memilih menu makan siang yang disediakan, Selasa (24/4). Selama April, manajemen GAHC menyediakan...

Panen Perdana Mekongga Menggembirakan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Padi varietas unggul jenis mekongga yang dikembangkan di Dusun Punduhsari, Tempurejo Tempuran Kabupaten Magelang oleh kelompok Tani Ngudi Hasil Rabu (14/3) kemarin...

Diklaim Aman, Bisa Didapat dari Jahe, Kunyit dan Temulawak

RADARSEMARANG.COM - Salah satu khasiat yang cukup menakjubkan dari rempah-rempah adalah zat kurkumin. Seperti kurkumin jahe, kunyit, dan temulawak. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro...

Ternyata Bahasa Jawa ‘Masih Ada’

PERUBAHAN peradaban dan kemajuan teknologi diyakini menjadi salah satu penyebab rendahnya minat terhadap Bahasa Jawa. Penutur Bahasa Jawa pada kelompok usia produktif semakin menurun....

Targetkan 100 Ribu Nasabah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bank Mandiri Taspen (Mantap) pada tahun 2018 ini menargetkan jumlah nasabah bisa mencapai 100 ribu orang. Tahun lalu tercatat hanya ada...

Pemkot Semarang Kekurangan 3.224 PNS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sejak 2014, tidak ada perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Padahal setiap tahun sedikitnya ada 500 PNS...