Humas Bukan Pekerjaan Mudah, Tapi Asyik

  • Bagikan
REKAN KERJA: Nuswantoro bersama rekan kerjanya.
REKAN KERJA: Nuswantoro bersama rekan kerjanya.

DIDAPUK menjadi Kepala Humas Universitas Diponegoro, Nuswantoro mengaku tidak pernah menyangka bahwa ia akan melakoni jabatan ini. Menurutnya, amanah tersebut karena keaktifannya pada beberapa institusi. Berbeda dengan disdiplin ilmu yang ia kuasai, Mawapres 1 Fakultas Hukum Undip tahun 1991, ini mengaku banyak tantangan selama menjadi Humas Undip sejak tahun 2015.

Baca Juga :

“Tantangannya banyak, karena di awal saya memang betul-betul tidak tahu tentang apa sih humas itu, yang saya tahu ya bagaimana menjalin hubungan dengan teman-teman media pada saat saya masih aktif di KPU,” ujar putra ke dua dari enam bersaudara ini.

Namun ia selalu belajar dengan cara berdiskusi bersama teman-teman dari perguruan tinggi negeri lainnya, melalui sebuah grup yang memiliki jabatan serupa sebagai seorang humas. Saling tukar informasi dan pengalaman dengan rekan-rekan seperjuangan humas membuatnya lebih memahami secara mendalam mengenai giat kehumasan.

“Karena di Perguruan Tinggi (PT) lain juga ternyata banyak yang tidak mono disiplin, sebab kehumasan di perguruan tinggi negeri berbeda dengan di lembaga-lembaga profit. Sedangkan di PT itu lebih mengedepankan bagaimana mengkomunikasikan secara internal dan sebagainya,” katanya.

Ia mengaku tidak pernah mengalami kesulitan atau kendala selama menjalani profesinya. Sebab, pada prinsipnya ia merupakan pribadi yang gemar berinteraksi, berelasi dengan teman-teman dari berbagai karakter.

“Tantangannya memerankan humas ini betul betul menjadi lembaga yang tdak hanya sekadar corong institusi tetapi juga menjadi semacam informasi baik kepada publik, jadi harus aktif,” bebernya.

Sebelum menjadi Humas Undip, ia merupakan anggota Senat di Fakultas Hukum dan sekertaris bagian hukum internasional serta pembina UKM Pecak Silat “Merpati Putih”. Kesibukannya dalam beberapa jabatan tidak membuatnya jauh dari mahasiswanya. “Memang di awal-awal ada mahasiswa yang kesulitan, kami terbuka komunikasi melalui Whatsapp maupun SMS dan telpon,”  imbuh penikmat musik Guns n Roses dan Wham ini. (tsalisati/zal)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *