33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Pemeriksaan Pengunjung Diperketat

Di Rutan Temanggung

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

TEMANGGUNG- Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Temanggung memperketat pemeriksaan barang bawaan para pengunjung yang ingin membesuk tahanan dan narapidana. Pemeriksaan untuk mengantisipasi masuknya narkoba atau barang terlarang lainnya di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas II B Temanggung Bambang Wijonarko mengatakan, setiap barang bawaan pengunjung diperiksa petugas untuk memastikan tidak membawa narkoba ke dalam rutan. Begitu memasuki pintu utama rutan, barang bawaan pengunjung diperiksa satu per satu sebelum ia bertemu dengan warga binaan yang akan dikunjunginya.

“Selama saya bertugas di Rutan Temanggung, belum pernah menemukan barang bawaan pengunjung berupa narkoba, namun sesuai prosedur pemeriksaan, barang bawaan ini harus kami lakukan,” kata Bambang, Jumat (2/6).

Bambang menjelaskan, berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba di dalam rutan. Saat ini di Rutan Temanggung sudah tidak ada narapidana kasus narkoba, tinggal beberapa tahanan kasus narkoba. Semua narapidana kasus narkoba sudah dipindah ke Lapas Magelang, Lapas Nusakambangan dan ke Lapas Kedungpane Semarang.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba di dalam rutan. Antisipasi yang kita lakukan diantaranya, untuk jam keluar warga binaan khusus narkoba dibedakan jamnya dengan warga binaan umum,” terangnya.

Dengan perbedaan jam keluar di dalam rutan tersebut, diharapkan narapidana umum tidak bisa berinteraksi langsung dengan warga binaan khusus narkoba. “Hal ini sebagai langkah antisipasi kita untuk menyelamatkan kita semua, baik pegawai maupun warga binaan yang lain,” tukasnya.

Pengamanan di sejumlah rutan saat ini memang diperketat, menyusul kasus kaburnya sejumlah narapidana atau tahanan di berbagai tempat. Razia di ruang-ruang sel juga digelar untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disembunyikan warga binaan.

Seperti yang dilakukan Polres Kebumen bersama Kodim 0709/Kebumen yang menggelar razia di kamar Rutan Kelas IIB Kebumen, Selasa (24/5) pekan lalu. Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti memimpin jalannya razia didampingi Kepala Rutan Kebumen Soetopo B.

Polres Kebumen sedikitnya menurunkan 150 personel yang terdiri dari para Kapolsek, personel Polsek jajaran, personel Polres Kebumen serta melibatkan 10 personel dari Kodim 0709 Kebumen dan petugas Rutan. “Dalam razia yang bertajuk kegiatan polisi yang ditingkatkan ini, kami menggeledah para kamar napi dan memastikan tidak ada benda terlarang yang masuk ke kamar para napi dan tahanan,” jelas Titi.

Tak banyak barang terlarang yang ditemukan dalam razia. Tim hanya menemukan korek api yang disimpan warga binaan. “Korek api, termasuk barang berbahaya jika masuk ke dalam kamar, sehingga kami amankan,” jelas Titi. (san/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...