33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Mahasiswa UM Magelang Sulap Lele Menjadi Selai

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

MAGELANG – Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat mudah dijumpai di seluruh Indonesia, salah satunya di Magelang. Mayoritas penggemar lele hanya menikmatinya dengan olahan biasa seperti digoreng maupun dibakar. Mereka tidak menyadari banyak manfaat yang terkandung di dalamnya. Di samping itu, cara pengolahan lele yang kurang tepat dapat mengurangi kandungan dan khasiat, serta menimbulkan dampak negatif bagi konsumennya.

Berawal dari hal itulah, mahasiswa UM Magelang membuat inovasi dengan mengubah lele menjadi selai roti. Karena lele mengandung asam lemak, omega 3, omega 6, protein, vitamin B12 dan fosfor sehingga bermanfaat bagi yang mengonsumsinya.

Ide tersebut mereka tuangkan dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berjudul “Soal Bakat” untuk diajukan ke Kemenristek Dikti tahun 2017. Dari dana yang ajukan Rp 10.561.000 tersebut, tim PKM ini mendapat hibah dana Rp 9.000.000. Proposal disusun oleh Asfari, Annida Nurul Arafati, Tri Murgiati, Siti Li Cholisna, dan Wahisah yang merupakan mahasiswa FKIP UM Magelang.

Arif Wiyat Purnanto, M.Pd, dosen PGSD FKIP UM Magelang menjadi dosen pembimbing proposal tersebut. “Kami berinovasi mengolah ikan lele menjadi selai untuk mengatasi kebosanan masyarakat terhadap olahan lele yang sudah ada sebelumnya, ” ujar Asfari, ketua tim.

Ia menambahkan, produk terobosan baru tersebut diberi nama “Soal Bakat” yang merupakan singkatan dari selai olahan ikan lele banyak khasiat. Asfari menuturkan, produk tersebut memiliki cita rasa yang unik dengan perpaduan rasa manis dan asin yang menciptakan sensasi gurih. “Rasa yang kompleks ini sangat cocok untuk makanan pendamping yang dipadukan dengan roti serta makanan kecil lainnya sesuai selera,” katanya.

Untuk mewujudkan program tersebut, tim melakukan beberapa tahap kegiatan. Tahap pertama adalah survei pasar. Tim melakukan penelitian keinginan masyarakat terkait dengan produk selai lele. Selanjutnya tahap uji coba dan uji sensoris, yakni meminta warga masyarakat untuk memberikan tanggapan terhadap produk selai lele. Tahap selanjutnya pengenalan produk dan promosi yang dilakukan dengan dua cara, yaitu cara konvensional serta menggunakan media sosial.

Promosi konvensional dilakukan dengan cara langsung menawarkan kepada konsumen di sekitar kampus UM Magelang. Selain itu juga di wilayah di Sleman, Kebumen, Bandung, dan kota lainnya. Uji coba pertama kali dibuat pada 6 April 2017. “Pembuatan selai lele diproduksi setiap hari Sabtu dan hari-hari lainnya ketika ada yang memesan produk Soal Bakat,” imbuh Asfari.

Ia berharap hasil inovasi ini mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi yaitu Pimnas ke-30. “Selain itu, kami juga berharap Soal Bakat mampu bersaing dan bertahan di pasar sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tandas Arif. (*/sct/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...