33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Predikat KLA Lewati 24 Indikator

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Tim evaluasi Kota Layak Anak (KLA) pusat yang terdiri delapan orang datang ke Kota Magelang untuk melakukan verifikasi, penilaian dan peninjauan langsung terhadap program-program Pemkot Magelang terkait perlindungan anak.

“Kami ingin melihat langsung upaya-upaya yang telah dilakukan Pemkot untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan kondusif bagi anak-anak,” kata Asisten Deputi Pemenuhan Kesehatan KPPA, Hendar Jamal, di Pendopo Pengabdian, Rabu (31/5) lalu.

Ia menjelaskan, ada 24 indikator yang harus dipenuhi daerah, agar bisa menyandang predikat KLA. Indikator tersebut menyangkut terpenuhinya hak anak secara penuh dan utuh.

“Berjalannya indikator ini bisa ditunjukkan dengan adanya layanan akta gratis, peningkatan gizi anak, penurunan angka pernikahan dini,” tambah Hendra.

Lalu, KLA dinilai dari beberapa klaster. Di antaranya, klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, kemudian klaster pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya.

Ia juga menjelaskan, bahwa penilaian KLA, dilakukan di seluruh Indonesia. Lalu masuk tahap penyaringan. Kota Magelang, sebut dia, layak untuk mengikuti penilaian selanjutnya. “Yakni verifikasi lapangan.”

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menargetkan, di tahun 2017, 186 rukun warga (RW) se-Kota Magelang sudah menuju RW ramah anak. “Yang sudah dicanangkan 34 RW Menuju Ramah Anak, harapannya tahun ini semua RW yang ada sudah menuju Ramah Anak,” ujar Sigit.

Selain itu, Pemkot Magelang terus menggiatkan dan mendukung program-program yang menyangkut pemenuhan hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi dalam berbagai bidang.

Masih menurut Sigit, kebijakan untuk memberikan perlindungan hukum kepada anak juga telah dituangkan dalam Perda Kota Magelang Nomor 10 Tahun 2012 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Perda Nomor 24 Tahun 2012 tentang Trafficking dan yang  terakhir dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. (put/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kabar Hoaks Beredar Saat Terjadi Teror Bom di Surabaya dan Sidoarjo

JawaPos.com - Teror bom tak hanya mengusik warga Surabaya dan Sidoarjo. Sejak serangan bom pertama di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel...

Satlantas Bentuk Komunitas Korban Laka

SEMARANG - Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kota Semarang masih cukup tinggi. Berdasar data dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, dua bulan terakhir...

Pendaftaran SMKN Jateng 2018 Dibuka

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuka pendaftaran bagi calon siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Jateng. Pendaftaran...

Nasdem Jateng Gelar Rakor

PURWOKERTO - DPW Partai Nasdem Jateng kemarin mengadakan rapat koordinasi (rakor) Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) serta Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) se Jateng di...

Janjikan Permainan Terbuka

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang sedang dalam tren positif menghadapi matchday ke delapan dijamu Barito Putera pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion 17...

Togel Dikeluhkan, Pengecer Ditangkap

KAJEN–Maraknya tempat penjualan judi toto gelap (Togel) yang sudah merambah di 5 kecamatan di Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan warga. Yakni, di Kecamatan Kajen, Bojong, Wiradesa,...