33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

PNS Diimbau Tak Gunakan Gas Melon

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

TEMANGGUNG—Gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) atau terkenal dengan sebutan gas melon, diperuntukan bagi warga miskin. Karena itu, warga berkecukupan seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, diminta tidak menggunakan gas melon.

Untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan gas melon di kalangan PNS, Tim Monitoring Tata Niaga Minyak dan Gas Kabupaten Temanggung, Arief Mujiono, segera mengeluarkan surat edaran untuk seluruh PNS di wilayah Temanggung.

“PNS seharusnya tidak pakai gas elpiji 3 kg. Mereka sudah harus beralih menggunakan gas nonsubsidi. Minimal yang ukuran 5,5 kg. Di tabung gas melon sudah jelas ada tulisannya untuk warga miskin,” ucap Arief, kemarin.

Mengingat tingginya minat penggunaan dan kebutuhan gas belakangan ini, menyebabkan gas melon kerap hilang di pasaran. Ironisnya, masih ada sebagian PNS yang menggunakan gas melon. Padahal, hal itu tidak dibenarkan.

“Memang di awal, pada saat pertama program konversi gas, semua warga kebagian gas 3 kg, dengan tujuan agar semua warga beralih ke gas sebagai bahan bakar. Namun, dalam perkembangannya, yang disubsidi hanya masyarakat miskin saja dengan gas 3 kg itu,” ujar Arief.

Arief menjelaskan, selisih harga gas bersubsidi dengan nonsubsidi cukup besar, hampir Rp 60.000 per tabung. Karena itu, kalangan menengah ke atas dan PNS, mestinya menggunakan gas bersubsidi. Dengan demikian, kelangkaan gas melon tidak lagi terjadi.

“Nanti setelah subsidi tertutup diberlakukan, yang bukan penerima subsidi juga tidak bisa membeli gas elpiji 3 kg, karena itu barang bersubsidi yang diawasi penggunaan dan distribusinya.”

Arief membeber, selama Mei lalu, alokasi elpiji 3 kg untuk Temanggung telah ditambah 1,3 persen dari kuota harian (kuota regular) 20.696 tabung per hari menjadi 20.976 tabung per hari. Memasuki Juni ini, juga ada tambahan pasokan 9,15 persen dari kuota harian. Sehingga pasokannya menjadi 22.590 tabung per hari. “Nanti pasca-Lebaran, Juli, pasokan gas 3 kg ditambah 5,1 persen dari kuota harian menjadi 21.751 tabung per hari.” (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Direnovasi

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja sedang membangun shelter BRT sementara di Simpang Lima. Rencananya shelter tersebut akan dibongkar dan dibangun kembali dengan desain yang baru.

Tawarkan Produk Lokal

PEKALONGAN-Dalam rangka menyambut Lebaran 2017, Hotel Horison Pekalongan menggelar pasar kaget atau pasar tiban (Parti) bertajuk Partison (Pasar Tiban Horison) sejak Senin (19/6) lalu....

Perlu Sosialisasi ke Masyarakat

TERBITNYA Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No 64/2017 tentang batas Pemda Kabupaten dan Pemkot Magelang, disambut gembira Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Yogyo Susaptoyono....

Cari 54 Atlet Baru

SEMARANG – Sebanyak 16 cabang olahraga yang ada di program Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng akan menggelar seleksi penerimaan siswa atlet...

Nekat Pesta Kembang Api, Tindak Tegas

RADARSEMARANG.COM, DEMAK -  Malam tahun baru 2018 mendatang di wilayah Demak akan digelar tanpa pesta kembang api. Ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas daerah. Jika...

Tim Robotik Unissula Juara Tingkat Nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dua tim robotik dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro dan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, menjadi juara...