33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Kuras Perhiasan, Terapis Ditangkap

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG—Yenny Purwasih alias Yuni, 29, perempuan yang tinggal di Jalan Magelang-Jogja Km 11 Desa Blabak, Mungkid, Kabupaten Magelang, akan merayakan Lebaran tahun ini di hotel prodeo. Penyebabnya, perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai sales alat kesehatan sekaligus terapis itu, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencurian. Modusnya, berpura-pura menjadi terapis gratis yang masuk ke rumah korban.

Kasusnya terjadi pada Jumat (19/5) lalu. Mulanya, Yuni berhasil memperdaya salah satu korbannya yang sudah berusia lanjut. Yuni masuk ke rumah dan menawarkan pijat gratis kepada nenek Titik Kartini, 66, di Kampung Paten Jurang, Rejowinangun Utara, Magelang Tengah.

“Awalnya, korban tertarik dengan tawaran pelaku. Pelaku langsung menggunakan alat-alat pijat, berpura-pura sedang melakukan terapi pijat. Pelaku lantas meminta korban melepaskan perhiasan yang dikenakan, agar proses pemijatan bisa sempurna,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo saat gelar perkara di Aula Mapolres Magelang Kota, Rabu (31/5) kemarin.

Hari menjelaskan, permintaan tersebut dituruti oleh korban. Untuk meyakinkan korban, pelaku memberi cipratan air mineral ke leher korban, dengan alasan mempercepat proses terapi. Namun, tak berselang lama, pelaku pura-pura keluar sebentar untuk mengambil alat pijat lainnya.

“Korban yang menunggu, baru sadar ternyata perempuan yang berpura-pura jadi terapis, telah membohongi dan membawa perhiasan yang ia kenakan sebelumnya,” beber Kapolres. Menurut laporan korban, ada 1 kalung emas 16 gram, liontin 4 gram, dan tiga buah cincin seberat 20 gram, dengan total kerugian hingga Rp 20 juta.

Korban langsung melapor ke Polres Magelang Kota. Anggota Polres bergerak cepat memburu pelaku. “Tersangka kami tangkap di kawasan Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, Senin (22/5) lalu.” Bersama tersangka, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 4,875 juta. “Diduga uang tersebut sisa hasil penjualan emas curian.”

Barang bukti lainnya yang diamankan berupa satu set alat pijat elektrik, lembar surat jual beli emas, dan baju terusan. Tersangka mengakui perbuatannya. Kasus di Kota Magelang, sudah kali kedua dilakukan tersangka.

Tersangka bakal dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun penjara. Di hadapan polisi, tersangka mengaku terpaksa melakukan pencurian, karena butuh uang. Meski sudah bekerja, Yuni merasa belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siap Tampung Keluhan dari Masyarakat

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Sebanyak 11 anggota pengurus Dewan Pendidikan masa bakti 2018-2023 dilantik Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo di Pendopo Bupati, Rabu (30/5) pagi....

Saya Melawan Takut dengan Doa, Bercanda, dan Bersyukur

Setahun berselang, Ahmad Nurhadi yang kaki kirinya hancur dan matanya terkena serpihan bom terus bersemangat memulihkan kondisi. Sedangkan keluarga Bayu, sang kawan yang jadi...

Uang NKRI Harga Diri Bangsa

PEKALONGAN - Di balik kemunculan berbagai polemik dan isu negatif terkait beredarnya pecahan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang baru, semua sepakat bahwa...

Tim Rotterdam Belanda Bantu Atasi Rob

KAJEN-Bencana rob yang saat ini masih menerjang wilayah Kecamatan Wonokerto dan Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, mendorong Pemkab Pekalongan terus mencari solusi penyelesaian rob secara...

Gelontor Rp 9 M Untuk Benahi Wisata Alam

SEMARANG - Tahun ini, Pemprov Jateng menggelontorkan Rp 9 miliar untuk menggarap destinasi wisata di seluruh Jateng. Anggaran itu diprioritaskan untuk membenahi wisata alam...

A­nggota DPRD Pati Divonis 2 Tahun

SEMARANG - A­nggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Mudasir, dijatuhi hukuman dua tahu­n penjara dan denda Rp 50 juta oleh majeli­s hakim...