33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Harga Bawang Sulit Dikendalikan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Awal Ramadan 2017 ini, harga bawang di pasar tradisional Kota Semarang masih tinggi. Harga bawang putih belakangan bahkan terus naik, dari yang beberapa waktu sebelumnya berkisar  Rp 44  ribu  kini mencapai Rp 48 ribu perkilogram.

Giarma, salah satu pedagang grosir bawang di Pasar Johar mengatakan naiknya harga dipicu banyak faktor. Yakni dari stok dari Surabaya yang tidak stabil hingga tingginya permintaan komoditas tersebut oleh masyarakat. “Meski sudah ada kebijakan dari Menteri Perdagangan tentang harga bawang putih yang tidak boleh mencapai Rp 38 ribu namun tak berimbas pada kondisi nyata di pasar,” katanya kemarin.

Ia menduga adanya permainan harga di sejumlah tengkulak besar di Indonesia. Alhasil membuat harga bawang bisa naik tajam karena pasokan yang sedikit dari penyuplai bawang putih dari Tiongkok.

Mei Anggraini, seorang pedagang sembako di Pasar Pedurungan justru mengatakan harga bawang lebih tinggi dari yang disebutkan. Ia mengaku saat tinggi-tingginya harga, ia membeli bawang dari pedagang grosir mencapai Rp 55 ribu. “Awalnya yang paling mehal kemarin Rp 50 ribu, tapi sekarang saya kulakan udah naik Rp 5 ribu, jadinya Rp 55 ribu. Itu dari Johar saya kulakan,” bebernya.

Sementara, Giarma kembali menjelaskan kondisi yang sama juga terjadi pada harga bawang merah. Berkaca pada bulan Ramadan tahun lalu, kata dia harga bawang merah baru naik ketika pertengahan bulan Ramadan, namun untuk kali ini pada awal bulan puasa harga sudah naik. “Bawang merah awalnya Rp 15-18 ribu, sekarang Rp 23 ribu yang paling besa. Faktornya karena panen berkurang dan permintaan banyak banyak. Kalau tahun kemarin pertengahan baru naik, tapi kalau sekarang sudah naik di awal bulan,” jelasnya.

Untuk komoditi bawang merah lokal, kata dia didatangkan dari petani di beberapa wilayah pulau Jawa dan Padang, Sumatera. “Kalau bawang merah lokal ini banyak, dari Pegandon Kendal lalau Demak, Brebes, Nganjuk. Kalau di luar Jawa dari Padang dengan kualitas yang bagus semua,” uajrnya

Lebih jauh, pihaknya mengharapkan agar nantinya pemerintah bisa lagi menstabilkan harga bawang agar tidak ada lagi permainan harga bawang oleh sejumlah tengkulak di Indonesia. Serta tingginya harga tidak membebani masyarakat yang akan menghadapi Lebaran 2017. (mg30/smu)

Berita sebelumyaMeja Ukir Asli Semarang
Berita berikutnyaPedagang Kurma Raup Untung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penyidik Segera Panggil Ferry Firmawan

SEMARANG - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Retno Pujiyanti, warga Pedalangan, Banyumanik akan terus ditindaklanjuti Polrestabes Semarang. Penyidik akan memanggil Ferry...

Makin Kompetitif Beradu Pebulutangkis Luar Daerah

MAGELANG–Kehadiran pebulutangkis luar daerah yang turut tampil dalam Djarum Foundation Kejurkot Bulu Tangkis Tidar Cup XVIII di GOR Djarum Magelang membuat kejuaraan ini makin...

Nyadran di Makam Terendam Rob

SEJUMLAH warga berdoa di makam kerabatnya yang terendam rob di kawasan Tambaklorok, Kota Semarang, Jumat (26/5). Tradisi nyadran ini biasa dilakukan warga menjelang bulan...

Komisaris Utama BPR Arto Moro Terima Leadership Award 2017

RADARSEMARANG.COM - Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Kedu yang pada akhir tahun ini menggelar program apresiasi bertitel Leadeship Award 2017, memberikan penghargaan kepada...

PLN Ajak Siswa Menanam Pohon

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - PT PLN Persero area Demak Grobogan menjalankan program mengajar dan tanam pohon di sekolah, tepatnya di SDN 2 Sidomulyo, Kecamatan Wonosalam....

Gunakan Sabu, Tukang Tambal Ban Dibekuk

TEMANGGUNG—Pengguna sabu-sabu dibekuk petugas Satuan Narkoba Polres Temanggung. Tersangka bernama Arip Widodo alias Mbong, warga Kampung Jampirejo Tengah, Kelurahan Jampirejo, Temanggung. Tersangka kedapatan membawa...