33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Tim SMA Kebon Dalem Borong Pestasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Prestasi yang membanggakan berhasil diraih oleh tim riset siswa SMA Kebon Dalem Semarang dalam kurun waktu dua bulan terakhir (April-Mei) dengan memborong juara pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Nasional.

Yakni juara II bidang energi alternatif pada Engineering Physic for Environmental Innovation (EPSILON UGM 2017)  yang digelar Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM Yogyakarta 8 April lalu, Juara I bidang alternatif pangan dalam Nusantara Scientific Competition di Universitas Nusantara PGRI Kediri 20 Mei, Juara II pada Agricultural Engineering Event  (AEE) yang digelar di Universitas Brawijaya Malang pada 21 Mei lalu dan terakhir adalah menyabet juara I dalam ajang Lomba ’Karya Ilmiah Setara SMA’  (KISS) di IPB Bogor pada 21 Mei.

Kepala SMA Kebon Dalem Semarang, Thio Hok Lay mengatakan, prestasi tersebut tidak diraih secara instan, diperlukan persiapan yang cukup panjang. Pihak sekolah juga selalu mewajibkan siswanya untuk melakukan riset atau penilitian. ”Mustahil prestasi ini diraih dalam waktu singkat dan persiapan yang mepet, jadi ada lomba ataupun tidak siswa selalu kami dorong untuk melakukan penelitian,” katanya, Selasa (30/5) siang.

Ia mengungkapkan, sistem pembelajaran di SMA Kebon Dalem Semarang, adalah sekolah dengan basis riset atau penelitian. Jadi pihak sekolah selalu mengadakan riset di berbagai bidang ilmu pengetahuan alam ataupun sosial.

Nadya Natalia Hendrawan, salah satu anggota tim yang dikirim ke UGM mengaku cukup berat. Sebab harus bersaing dengan 274 tim yang berasal dari berbagai daerah. ”Awalnya sempat pesimistis. Tapi kemudian optimisme bangkit dan akhirnya meraih juara II,” bebernya.

Terpisah Vera Natalia, guru pembimbing siswa mengatakan jika karya anak-anak asuhannya perlu inovasi lagi dan hasilnya bisa diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat. ”Jadi temuan mereka bisa bermanfaat untuk masyarakat luas, harapannya sih seperti itu dan bisa terus dikembangkan lagi,” tandasnya. (den/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kecelakaan Karambol, 5 Tewas

UNGARAN–Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Jalan Semarang – Solo), tepatnya di depan Pabrik Apac Inti Corpora, Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (29/8) sekitar pukul...

Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Calon Gubernur (Cagub) Jateng nomor urut 2, Sudirman Said tidak percaya adanya anggapan bahwa masyarakat Jateng nrimo atau pasrah pada nasib. Namun Pak...

Pembuat PCC Divonis 10 Tahun

RADARSEMARANG.COM, SOLO - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surakarta menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa otak pembuatan dan pengedar pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) di Gilingan, Banjarsari selama...

Tujuh Kelurahan Dikepung Banjir

KENDAL—Bencana banjir terus menghantui warga Kendal. Setidaknya tujuh kelurahan di Kecamatan Kota Kendal dikepung banjir akibat meluapnya Kali Kendal. Selain permukiman warga, banjir kembali...

Teknik P-6 Hidrokarbon Tingkatkan Berpikir Kritis dan Kreatif

RADARSEMARANG.COM - KOMPETENSI hidrokarbon dalam materi Minyak Bumi dan Dampak Pembakaran Produk Minyak Bumi pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batang masih di...

UKSW Gelar Seminar Pendidikan Karakter

SALATIGA - Program studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) bekerja sama dengan Pengurus Daerah Asosiasi Bimbingan...