33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Swalayan Menjual Bawang di Atas HET

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG–Tim gabungan Pemkot Magelang menemukan salah satu toko swalayan di Kota Magelang menjual bawang putih impor dan bawang merah di atas harga eceran tertinggi (HET). Toko yang berada di Jalan Tidar itu langsung mendapat teguran dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang.

Dalam pantauan tim, harga bawang putih impor dijual Rp 66.990 per kilogram. Harga itu terpaut jauh dengan HET bawang putih sekitar Rp 38.000 per kilogram. Sementara bawang merah dibanderol harga Rp 4.999 per 100 gram, atau Rp 40.000 per kilogram, dibandingkan HET bawang merah hanya sekitar Rp 26.000 per kilogram.

“Jika terlampau jauh dari HET, bisa memberatkan konsumen,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Sri Rejeki Tentami Arsih, saat melakukan pantauan peredaran produk makanan, minuman, daging dan beragam jenis sembako di pasaran, kemarin.

Sri Rejeki menyayangkan manajemen toko tersebut. Padahal, ada Badan Urusan Logistik (Bulog) yang menyediakan bawang merah mapun bawang putih sesuai HET.

“Tentu kita akan berkoordinasi lagi. Kami bisa meminta toko tersebut untuk membeli dari Bulog dan menjualnya ke konsumen, dengan harga yang sewajarnya,” ungkap perempuan yang akrab disapa Temy itu.

Kepala Seksi Harga Dasar Bulog Sub-Divre Kedu, Bogi Wahyoko ikut serta dalam pantauan tersebut. Bogi menyayangkan harga bawang yang dijual terlalu tinggi. Di sisi lain, ia tak menyalahkan sepenuhnya pihak toko, karena sebatas penjual. Bogi menjelaskan, Bulog menyediakan harga bawang sesuai HET, baik untuk pembelian partai besar maupun kecil.

“Perlu ditelusuri sampai ke supplier dan importer yang diduga memiliki kendali terhadap harga tersebut,” ujar Bogi. Terkait temuan harga bawang di atas HET, pihak swalayan bersedia mengikuti arahan Pemkot.

Pantuan juga melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa), Satpol PP Kota Magelang, dan Polres Magelang Kota. Tim menyisir sejumlah toko modern, toko oleh-oleh, supermarket, dan pasar tradisional. Hasilnya, tim belum menemukan barang kedaluwarsa yang dijual. Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap cermat sebelum membeli. (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dua Raperda Disetujui

BATANG – Setelah melalui proses panjang, akhirnya dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Batang dan...

Terbit Surat Edaran, Usaha Besar pun Dilarang

RADARSEMARANG.COM - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Purworejo, diimbau tidak menggunakan gas elpiji bersubsidi tabung tiga kilogram alias gas melon. TERKAIT hal itu, Bupati...

Jalur Mranggen-Karangawen Kembali Normal

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Perlintasan rel Kereta Api (KA) di wilayah Brumbung, Kecamatan Mranggen berangsur normal kembali. Ini setelah pelaksanaan pekerjaan pergantian rel KA selesai...

Hafal Alquran, Pernah Belajar di Ponpes Yusuf Mansur

RADARSEMARANG.COM - Keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat Muhammad Wahyono, 20, untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat. Meski tidak punya kedua tangan dan kedua kaki, dirinya...

Janjikan Petani Dapat Tunjangan Pensiun

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said berjanji memperhatikan nasib para petani yang sudah tua atau pensiunan petani. Selain itu, petani lansia...

Pertukaran Budaya di SD Kebon Dalem 2

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puluhan suster yang tergabung dalam Suster Penyelengaraan Illahi (SPI) melakukan pertukaran budaya di SD Kebon Dalem 2, Jalan Arumsari Sambiroto, Semarang,...