33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Tolak Penambangan yang Merusak

HARI TAMBANG

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menuntut pemerintah mencari alternatif lain yang lebih ramah lingkungan dalam mengelola tambang.

Seruan ini dilakukan dalam aksi memperingati Hari Tambang di Kampus 2 UIN, Senin (29/5). Tujuannya jelas, agar tidak merusak alam dalam meningkatkan perekonomian pembangunan dari sektor pertambangan, khususnya di Jawa Tengah.

”Kita tahu saat ini penambangan di Jateng sudah memprihatinkan seperti halnya di pegunungan Kendeng yang berjejer di Kabupaten Pati, Rembang hingga Jawa Timur itu. Lalu ada juga, pembangunan PLTU Jepara dan di lereng Gunung Slamet,” ujar Koordinator Aksi, Samsudin Nur Majid.

Ia menuturkan, kerusakan alam akibat penambangan di Jawa Tengah mencapai 60 persen. Salah satunya di Kabupaten Rembang. Di luar itu menurut Samsudin, petani kerap kali menjadi korban alih kepemilikan lahan untuk tambang oleh pemangku kepentingan.

”Artinya sebagai upaya memaknai Hari Tambang, aksi kami bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa bahwa penambangan yang tidak memperhatikan aspek budaya, dan lingkungan sekitar pasti merusak tatanan sosial,” katanya.

Karenanya, pada momentum Hari Tambang kali ini dirinya bersama elemen mahasiswa lain menuntut pemerintah untuk tegas dalam menangani kasus penambangan yang merusak lingkungan.

Menurutnya negara mesti menjamin ruang hidup masyarakat, khususnya petani untuk tetap dapat mengolah lahan mereka untuk menuju swasembada pangan. ”Pemerintah juga harus tegas menindak korporasi yang terbukti melanggar izin penambangan,” pungkasnya. (mg30/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wartawan Jawa Pos Radar Semarang Sabet Juara Nasional

SEMARANG—Wartawan Jawa Pos Radar Semarang, Taufik Hidayat, berhasil meraih juara 1 lomba Penulisan Opini dan Karya Jurnalistik (Features) Pendidikan dan Kebudayaan 2017. Tulisan Taufiq...

Bayar PBB Bisa di Kantor Pos Demak

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2) yang sebelumnya ditarik oleh perangkat desa, kini bisa dilakukan di Kantor Pos setempat. Ini...

Temukan 10 SKTM Palsu

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Aturan yang mengharuskan mendahulukan siswa tidak mampu walupun memiliki nilai kurang membuat masyarakat berbondong-bondong mencoba mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)...

Armada Hada Graha dan Kafe Yege Damai

SALATIGA – Kasus ambruknya crane yang dipakai untuk memasang atau memindahkan cor beton yang menimpa pagar kafe Yege di Jalan Diponegoro, Sabtu (28/10) malam...

Cik Meme Lestarikan Tradisi Budaya Ramadan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tahun ini, Lunpia Cik Meme kembali menggelar Tradisi Budaya Ramadan (TBR). Tradisi ini sengaja dilestarikan untuk menjadi ikon baru budaya di Kota Semarang...

13 Sekolah Harus Menginduk

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Tidak semua sekolah di wilayah eks Karesidenan Kedu bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMA/SMK secara mandiri. Ada 13 sekolah...