33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Tigapuluh Persen Belum Daftarkan Karyawannya

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

TEMANGGUNG—Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meminta perusahaan di Temanggung dan Magelang untuk mendaftarkan semua karyawannya menjadi peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang menengarai, sekitar 30 persen dari 800 perusahaan di Temanggung dan Magelang, belum mengikutsertakan pekerjanya sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di BPJS Kesehatan.

Perusahaan yang sudah mengikutsertakan pun berdasar penelusuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang, terindikasi ada yang hanya memasukkan sebagian pekerja. “Semua karyawan harus diikutsertakan perusahaannya di BPJS Kesehatan. Ini kewajiban perusahaan. Perusahaan yang membandel dapat dikenai sanksi,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Magelang, Surmiyati, di Temanggung, Senin (29/5) kemarin.

Surmiyati menyampaikan, perusahaan yang belum memasukkan pekerja pada BPJS Kesehatan, sebagian besar adalah usaha mikro yang belum mengantongi izin usaha. Seperti pertokoan, usaha kerajinan, produsen tahu dan tempe. Meski begitu, karena telah mempekerjakan orang, maka harus didorong agar pekerjanya menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Bagi perusahaan yang hanya mendaftarkan sebagian pekerjanya di BPJS Kesehatan, pihaknya tidak segan untuk memperkarakan sesuai aturan yang berlaku. Perusahaan yang melanggar, dapat dikenai sanksi administrasi. Yakni, berupa penundaan penerbitan berbagai macam dokumen perizinan.

“Kalau terbukti ada perusahaan yang nekat memotong gaji karyawan dengan alibi iuran BPJS namun tidak disetorkan, itu namanya melanggar hukum dan bisa berhadapan dengan sanksi pidana,” tegas Surmiyati.

Disampaikan, berdasarkan aturan, besaran iuran bagi peserta pekerja penerima upah adalah sebesar 5 persen dari gaji per bulan. Pembagiannya, 4 persen dari pemberi kerja dan 1 persen dari pekerja yang bersangkutan. Iuran rutin tersebut, dapat menanggung maksimal 5 jiwa dalam satu keluarga pekerja.

“Jadi, sifat pemberian jaminan kesehatan bagi perusahaan adalah wajib. Termasuk, tenaga kontrak atau honorer sekalipun.”

Surmiyati membeber, untuk Temanggung, dari jumlah keseluruhan penduduk yang mencapai 785.000 jiwa, hingga April 2017, angka partisipasi peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai 60 persen. Persentase tersebut, ditargetkan terus bertambah menjadi 88 persen sampai akhir tahun mendatang dan 100 persen atau penuh pada tahun 2019. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siswi SMP Tewas Hanyut di Kalibodri

KENDAL — Seorang gadis remaja tewas di sungai Kalibodri, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon. Korban diketahui bernama Anik Setyaningrum, 14. Pelajar SMP tersebut diduga terpeleset,...

Bonus untuk Atlet TNI

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG -  Prajurit TNI yang berhasil menorehkan prestasi dalam Asian Games 2018 bulan depan akan mendapat bonus dari pimpinan TNI AD. “Bagi prajurit yang menjadi...

SMAN 12 Luluskan dan Lepas 354 Siswa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-SMA Negeri 12 Semarang melepas 354 siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2017/2018. Acara pengumuman kelulusan dihadiri oleh orang tua siswa dan beberapa perwakilan...

Saldo ATM Tiba-Tiba Berkurang

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Nasib kurang menyenangkan dialami salah satu nasabah bank di Batang Jawa Tengah, Solihun. Pria yang sehari-hari sebagai honorer di Pemerintah Kabupaten...

MPLS Berbasis Pengembangan Multiple Intelegent Berdasar Iman dan Prestasi

RADARSEMARANG.COM - Memasuki tahun ajaran baru 2018/2019, sekolah diwajibkan melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai pengganti Masa Orientasi Sekolah (MOS). Ketentuan MPLS pada...

Nursholeh Didapuk Jadi Plt Wali Kota Tegal

SEMARANG-Wakil Wali Kota Tegal, M Nursholeh ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal pasca Wali Kota Siti Masitha ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi...