33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Pedagang Keluhkan Kebocoran

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

TEGAL-Pedagang Pasar Kejambon yang menempati pasar sementara di Jalan Sultan Agung, mengeluhkan kebocoran atap, Senin (29/5) kemarin. Kebocoran terjadi setelah hujan mengguyur sejak Minggu (28/5) lalu. Pedagang menilai, atap pasar sementara yang terbuat dari terpal plastik, terlalu tipis dan rapuh. Sehingga saat diguyur hujan, kebocoran tidak terelakkan.

Salah satu pedagang di pasar sementara yang merasakan dampak kebocoran, adalah Iroh, 55. Pedagang roti itu mengaku semalaman memikirkan barang dagangannya, saat hujan mengguyur. Apa yang dipikirkan Iroh, ternyata kejadian. Pada Senin pagi, barang dagangannya banyak yang basah, karena terkena air hujan yang bocor. “Saya berjualan roti, untungnya tidak seberapa. Untuk membeli seng, nanti tidak menutup modal,” ujarnya.

Selain Iroh, pedagang lain yang merasakan dampak kebocoran yakni Barso, 49. “Ini bocor parah. Banyak air yang masuk. Saya khawatir barang dagangan rusak,” kata pedagang sembako tersebut. Baik Iroh maupun Barso berharap, persoalan ini segera ditangani.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kejambon Siti Sobiroh meminta agar Pemerintah Kota Tegal melalui dinas terkait bisa segera mengatasi persoalan yang dikeluhkan pedagang. Yakni, dengan memperkuat terpal plastik, misalnya dengan seng, sebagaimana keinginan pedagang. Sehingga, pedagang tidak khawatir manakala hujan mengguyur. “Di sini kebanyakan ibu-ibu semua. Pedagang khawatir apabila hujan turun dua sampai tiga hari,” ungkapnya.

Siti menambahkan, selain persoalan sarana pasar, pedagang banyak yang mempertanyakan terkait perkembangan pembangunan Pasar Kejambon. Sebab sejak dibongkar, sampai saat ini belum dilakukan pembangunan fisik. “Kalau sampai saat ini belum juga dibangun, mengapa dulu kami cepat-cepat dipindah?” ujar pedagang daging tersebut.

Siti dan seluruh pedagang berharap, pembangunan Pasar Kejambon bisa segera diselesaikan. Pasalnya, semenjak berjualan di pasar sementara, pembeli berkurang dan pendapatan pedagang rata-rata menurun.

Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Agus Teguh Raharjo melalui Kepala Seksi Pengembangan dan Pemeliharaan Pasar Adayat menyampaikan, terkait kebocoran tersebut, akan segera ditangani. Sebelumnya, sejumlah terpal plastik juga terlepas, namun sudah dipasang kembali. Soal pembangunan fisik Pasar Kejambon, saat ini memasuki tahap lelang. “Akhir Juni sudah ada pemenang, dan Juli sudah bisa dimulai pembanguan fisiknya,” ujarnya. (nam/ela/jpg/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Edukasi Keuangan, CIMB Niaga Ajak Siswa SD Tour de Bank

SEMARANG- Untuk membangun Indonesia yang maju, dibutuhkan manusia yang berkualitas bersumber pada pendidikan yang berkelanjutan sejak usia dini. Atas dasar itu, CIMB Niaga ingin...

Biro Hukum Belum 'Disambati' Kepala SMAN 1

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Biro Hukum Setda Pemprov Jateng tidak bisa semata-mata memberikan pendampingan hukum kepada Kepala SMAN 1 Semaran, Endang Suyatmi Listyaningsih, yang digugat di...

Bertemunya Umat Lintas Agama

RADARSEMARANG.COM - Klenteng Hok Tek Tong di Parakan, Temanggung, tak melulu hanya jadi tempat ibadah. Tapi juga bisa untuk tempat kegiatan sosial, bertemunya umat...

Rekonsiliasi Seusai Pilkada

SALATIGA – Wali Kota Salatiga periode 2017-2022 M Yuliyanto mengajak seluruh warga Salatiga menjadikan melakukan rekonsiliasi usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Semua dinamika...

Berhenti Jadi Kontraktor, Pilih Otak-atik Motor

Catra Bintang Nararia sudah mapan bekerja sebagai kontraktor pelaksana. Namun ia memutuskan meninggalkan pekerjaannya tersebut, dan justru memilih mengotak-atik motor. Yang menarik, ia fokus...

Hindari Di-bully, Tingkatkan Kapasitas Diri

RADARSEMARANG.COM - Bianca Jodie, sepuluh besar ajang Indonesian Idol 2018 mengajak para siswa di Kota Semarang untuk memerangi bullying atau perundungan. Ia getol  menggerakkan...