33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Rumdin Bupati Diduga Dijadikan Tempat Mabuk dan Mesum

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

KENDAL—Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Kendal yang berada di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Kendal hingga kini belum difungsikan sebagaimana mestinya. Bangunan yang telah menghabiskan anggaran Rp 15 miliar itu kondisinya kurang terurus dan mangkrak.

Tidak hanya itu, area Rumdin, khususnya di bagian depan gerbang diduga kerap digunakan untuk mabuk-mabukkan. Terbukti banyaknya kemasan obat batuk cair yang diduga digunakan untuk meracik minuman keras (miras) oplosan oleh sejumlah oknum. Hal itu terjadi, lantaran tidak ada pengawasan dan penjagaan dari Pemkab Kendal.

Bangunan mewah yang luasnya 4 hektare, kondisinya kian rusak. Bahkan sejumlah ruang tampak begitu kotor dan banyak coretan di dinding. Pintu gerbang juga terlihat mengalami kerusakan di bagian kiri dan kanannya, sehingga memudahkan bagi siapapun untuk memasuki kawasan tersebut.

Warga Jetis, Kasiyanto mengatakan bahwa rumah dinas yang tidak berpenghuni tersebut seringkali dibuat nongkrong bagi anak-anak muda. Terutama saat malam hari, banyak anak muda-mudi berkumpul.

Ia menduga, minimnya penerangan diduga yang menjadikan Rumdin Bupati sebagai tempat mesum muda-mudi pacaran da nenggak miras. “Apalagi wilayah sekitar Rumdin Bupati masih berupa area persawahan. Jarak dengan rumah warga setempat agak jauh, jadi tidak ada pengawasan warga juga,” ujarnya, kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Relokasi Harus Segera Dilakukan

BANJARNEGARA – Warga Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara, mulai bernafas laga. Harapan relokasi ke tempat yang lebih aman segera terwujud. Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara...

Waspada Jurang Degradasi

SEMARANG – Empat tim penghuni Grup 4 yaitu Sragen United, PPSM, Persipon dan Persiba Bantul sementara ini masih menghuni zona degradasi yaitu peringkat lima...

Perluasan Lahan Parkir Poncol, PKL Digusur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Poncol pasrah saat tempat jualan mereka dipagar seng. Mereka tak melakukan perlawanan, dan tetap berjualan...

Program Kartu Tani Panen Keluhan

SEMARANG - DPRD terus melakukan pemantauan terkait dengan program kartu tani di Jateng. Hasilnya, ternyata banyak keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi di daerah...

Dorong MA Tetapkan Aturan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Komunitas Peduli Hukum (KPH) Semarang dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Semarang Raya sepakat mendukung langkah Lembaga Bantuan...

Cuaca Buruk, Nelayan Bandengan Tak Melaut

KENDAL—Para nelayan di Kendal selama sepekan ini lebih memilih menyandarkan perahunya. Lantaran cuaca laut yang tak bersahabat menjadikan nelayan minim tangkapan. Selain itu, harga...