31 C
Semarang
Sabtu, 5 Desember 2020

Flyover Dremolen Dipantau

H-7, Semua Proyek Beres

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

SLEMAN—Pengerjaan berbagai proyek infrastruktur mulai tol hingga flyover,  ditargetkan selesai pada H-7 Lebaran. Tujuannya, agar para pemudik bisa nyaman melakukan perjalanan.

Penegasan itu disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera),  Basuki Hadimoeljono, akhir pekan lalu, di sela menghadiri pelantikan rektor UGM. Kepada sejumlah jurnalis, Menteri Basuki menyampaikan, pihaknya masih melakukan pengerjaan tol di kawasan Weleri, Kendal. “Sudah bisa dilewati dengan 6 exit 2 ke utara dan 4 ke selatan.”

Menurut Basuki, selesainya proyek tol Brebes exit hingga Weleri, diharapkan membuat rekayasa lalu-lintas saat arus mudik semakin fleksibel. Basuki menyampaikan, pihaknya terus memantau  pengerjaan proyek infrastruktur jalan pembelah pulau Jawa untuk mempersiapkan arus mudik dan balik Lebaran yang diprediksi terjadi tiga minggu ke depan.

“Pengerjaan sudah dilakukan sampai lewat Brebes, Pekalongan dan Batang juga Alas Roban. Kita optimistis  rekayasa lalu-lintas lebih fleksibel, apalagi pantura juga jalannya sudah siap,” ungkapnya.

Bagaimana dengan jalur selatan? Menteri Basuki menjelaskan, saat ini pengerjaan flyover Dremolen terus dilakukan dan diharap selesai pada H-7 mendatang.

“Kalau tidak selesai, efeknya bisa macet sampai pantura, karena perlintasan kereta api yang memang menghambat perjalanan kendaraan bisa berhenti 5 menit per perlintasan, sehingga total sampai 8 jam sendiri berhenti. Ini yang ingin kita hindari agar perjalanan lebih lancar,” lanjut Basuki.

Di jalur menuju Jawa Timur, Kementrian PU Pera juga telah menyelesaikan tol Kartosuro menuju Sragen, Ngawi dan Kertosono. Pun, jalur lintas selatan dari  Brebes, Prupuk, Cilacap dan Yogyakarta. “Harapannya mudik kali ini semakin lancar.” (jpg/isk)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...