33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Fashion Blogger

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MILKA Octaviani Yuwono adalah fashion blogger muda asal Semarang. Lewat blog pribadinya, gadis kelahiran 16 Oktober 1997 ini mampu meraup pundi-pundi rupiah. Ia mengaku, mengawali karirnya sebagai fashion blogger berawal dari baca-baca blog fashion milik orang lain.

”Awalnya saya baca blog fashion milik orang lain dahulu. Begitu saya bisa mengeksplor sendiri, saya pun langsung menyukainya dan tertarik. Puji Tuhan fashion blogger saya sudah berjalan sekitar 6 tahun,” ujar Amel.

Bagi gadis yang akrab disapa  Amel ini, fashion merupakan tempat berekspresi. Ia mulai menggeluti fashion blogger sejak kelas 2 SMP. Putri pasangan Lukito Yuwono dan Tanti Yuwono ini mengawali pekerjaan tersebut dengan cara mencoba membuat blog sendiri. Sejak memiliki blog sendiri, nama Amel mulai dikenal publik. Ia juga mendapat tawaran menjadi endorse serta kerja sama dengan fashion web ternama.

”Sejauh ini saya tidak pernah merasa punya saingan bisnis fashion blogger, karena saya selalu berpikir positif,” ujarnya.

Dia menganggap fashion blogger lainnya bukan menjadi saingan, tetapi justru sebagai teman untuk bertukar pikiran dan menjadi inspirasi. ”Jangan takut untuk mencoba dan mengambil risiko, karena itu adalah peluang terbesar saat kamu berani keluar dari zona nyaman,” tandas mahasiswi Unika Soegijapranata ini. (mg31/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bangun Dua Videotron

KENDAL—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal, berencana akan membangun dua videotron di kawasan Alun-alun Kendal. Hal itu untuk menambah nilai estetika di  Kota Kendal. Kepala...

Adu Kuat Tengah dan Sayap

BANDUNG – Duel PSIS versus Persebaya dalam lanjutan babak delapan besar Liga 2 di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sore (15/11) nanti bakal menjadi...

Pejabat Polres Keliling Sekolah

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Seluruh pejabat utama Polres Wonosobo kompak menjadi   sekolah setingkat SLTA di Wonosobo, Senin (8/1). Kapolres bertugas di SMA 1 Wonosobo,...

Dorong IKM Perluas Akses Pasar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kementerian Perindustrian RI menargetkan sebanyak 4.000 pelaku usaha skala industri kecil dan menengah (IKM) menjadi peserta e-Smart IKM. Dari jumlah tersebut, diharapkan ada...

Butuh Sentuhan Secara Kontinyu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sekitar 27 mahasiswa arsitektur dari Universiti Teknologi Mara (UITM) Malaysia mengapresiasi keberadaan Kampung Pelangi Semarang. Nurul Shafinaz, dosen arsitektur yang mendampingi para...

SHARP Gandeng SMK, Cetak Teknisi Andal

PEMALANG- PT SHARP Elektronics Indonesia membuka SHARP Class di SMK Negeri 1 Ampelgading Pemalang, selama 1,5 bulan untuk mencetak teknisi andal dari. Kegiatan tersebut...