31 C
Semarang
Minggu, 29 November 2020

Indonesia Darurat Guru Profesional

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Kita hendaknya sadar bahwa profesi guru adalah unik. Bukan hanya kecerdasan yang diperlukan, namun yang terpenting adalah karakter khusus yang menjadi prasyarat guru bermutu, di antaranya kreatif, inspiratif, penuh kasih sayang, ikhlas dan sepenuh hati dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, guru juga dituntut untuk selalu belajar tanpa henti, sehingga bisa terus mengikuti perkembangan zaman. Untuk mendapatkan guru dengan kualifikasi tersebut bukanlah hal yang mudah. Perlu campur tangan pemerintah dalam mewujudkannya. Sudah saatnya pemerintah benar-benar serius mendesain guru-guru berkualitas yang tidak hanya pandai, namun juga memiliki karakter unggul.

Sebagaimana kita ketahui, di Indonesia banyak terdapat perguruan tinggi yang berada di bawah departemen atau kementerian tertentu. Hal itu tentunya bertujuan untuk menjaring calon-calon pegawai yang cerdas dan mumpuni.

STAN salah satunya, telah berhasil melahirkan generasi unggul berkualitas yang mumpuni di bidangnya. Sudah saaatnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengambil langkah yang sama dalam menjaring calon-calon pendidik berkualitas. Perguruan tinggi yang setara dengan STAN, di mana lulusannya nanti secara otomatis akan diangkat menjadi guru PNS.

Perguruan tinggi yang menerapkan syarat-syarat tertentu secara sistematis, misalnya dengan ujian masuk yang berstandar tinggi, test psikologis yang ketat, dan jaminan kualitas yang terukur bagi calon-calon pendidik.

Bisa dipastikan ada banyak kendala dalam mewujudkan Sekolah Tinggi Guru Indonesia, namun hasilnya akan setimpal dengan usaha yang dilakukan. Karena guru adalah pilar pendidikan, hendaknya guru adalah mereka yang benar-benar kompeten di bidangnya. Di tangan guru lah terletak masa depan generasi muda dan bangsa. Guru yang kompeten dan profesional akan menghasilkan generasi yang berkualitas. (*/aro)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...