33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Indonesia Darurat Guru Profesional

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

DAHULU, menjadi guru adalah cita-cita mulia penuh pengabdian tanpa harapan berlimpah materi. Guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, dipuja dengan lagu yang mendayu atas jasa-jasa nya yang tak ternilai. Tidak banyak yang bercita-cita menjadi guru. Profesi guru tidak memberikan penghasilan yang  setara  dan se-prestise profesi dokter atau insinyur. Menjadi guru berarti siap untuk hidup sederhana. Profesi guru pada waktu itu benar-benar digugu dan ditiru sebagai panutan.

Lain dulu lain sekaran. Guru tidak lagi profesi sederhana. Seiring dengan meningkatnya kesejahteraan guru pasca diberlakukannya sertifikasi guru, profesi ini  telah mendapat tempat terhormat di mata para pencari kerja,  dan di hadapan masyarakat. Profesi guru kini sangat diminati dan diperebutkan. Akan tetapi, berbanding terbalik dengan makin meningkatnya kesejahteraan guru, kualitas guru di Indonesia tetap rendah.

Chang et al. (2014) melaporkan bahwa tidak ada perbedaan kualitas antara guru yang telah mendapat sertifikat pendidik  dibanding  guru yang belum bersertifikat. Kondisi ini sangat jauh dari harapan, karena tujuan ditetapkannya pemberian sertifikasi guru di antaranya adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru dan meningkatkan proses dan mutu pendidikan. (http://iputuleonamahardika.blogspot.co.id/)

Pengamat Pendidikan Indra Charisniadji mengatakan, kompetensi SDM Indonesia saat ini masih sangat rendah. Dari sisi kualitas pendidikan, misalnya, Indonesia, masih di urutan terendah dunia. Padahal, kualitas guru sangat menentukan kualitas hasil pendidikan. (jawa pos.com) Hal ini berbeda dengan era tahun 1950-1959, di mana pendidikan di Indonesia berjalan dengan cukup baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...