33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Bisnis Hijab sejak Kuliah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

ERITA Ardiyaningntyas termasuk gadis yang memiliki jiwa berbisnis tinggi. Saat masih kuliah di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, dara kelahiran Pati, 11 Februari 1996 telah menggeluti bisnis online. Meski hanya kecil-kecilan, namun pundi-pundi rupiah berhasil ia dapat.

Iya sejak kuliah semester awal sudah berlatih bisnis. Tadinya hanya jual pulsa handphone, kemudian pada semester enam ganti bisnis jilbab,” ujar Erita kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (27/5) kemarin.
Alasan memilih bisnis jilbab, menurut Erita, lantaran pasarnya luas. Apalagi hampir semua mahasiswi di kampusnya mengenakan hijab.
“Di kampusku yang perempuan kan gak boleh pakai celana jins, pakainya celana kain. Dulu aku juga jualan kain, lalu kepikiran jualan jilbab juga,” terangnya.

Bisnisnya itu ternyata mendapat dukungan dari orangtuanya. Kebetulan kedua orangtuanya juga seorang wiraswastawan. Kini, setelah lulus kuliah dari Fakultas Ekonomi Akuntansi pada April 2017 lalu, Erita semakin fokus dengan bisnis jilbabnya.

“Sekarang baru punya karyawan satu bagian admin packing. Setiap minggu pagi saya juga buka di arena CFD (car free day),” ujar dara yang tinggal di Perumahan Genuk Indah ini,

Dari pengalamannya menekuni bisnis online itu, Erita mengaku pernah diminta menjadi narasumber workshop tentang seni menjual tanpa tipu-tipu di era digital. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh kelas optimasi online mahasiswa Fakultas Ekonomi Unissula 2015 yang didukung oleh program tumbuh dari OASE Indonesia.

“Tujuannya untuk memberikan penjelasan tentang mekanisme bisnis lewat media online Instagram. Pesertanya mahasiswa Fakultas Ekonomi dan siswa SMK,” katanya bangga. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Balap Merpati Jadi Destinasi Wisata

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Lomba balap burung merpati sangat berpotensi menjadi destinasi wisata di Kendal. Hal itu melihat banyaknya pencinta burung merpati di Kendal yang melakukan lomba...

Rumah Kayu Ludes Terbakar

DEMAK-Rumah kayu jati berlantai gladak ukuran 8x 8 meterpersegi milik Mukhlisin, 45, warga RT 1 RW 2, Dukuh Ngacir, Desa Kebonsari, Kecamatan Dempet kemarin...

MAGELANG - Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang dikeluhkan sejumlah pelanggan. Utamanya warga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan yang sudah dua bulan...

Hendi Ajak Warga Bantu Korban Banjir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wali Kota Hendrar Prihadi memberikan apresiasi kepada warga Kota Semarang khususnya untuk sejumlah organisasi kemasyarakatan. Pasalnya kerukunan antar warga yang sering...

13 Instansi Berbudaya Kerja Sangat Baik

DEMAK-Sebanyak 13 dinas dan instansi dinyatakan berbudaya kerja aparatur dengan kategori sangat baik. Sekda dr Singgih Setyono MMR mengatakan, pada 2018, budaya kerja aparatur...

Saatnya Jadi Agen Pembaharuan Polri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang kembali meluluskan sebanyak 279 taruna dan taruni. Lulusan sarjana taruna Akpol ini diharapkan menjadi agen pembaharuan Polri. "Lulusan...