33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Rusuh Lagi, Ditindak Tegas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang dan Pemerintah Kabupaten Sleman akhirnya menandatangani surat kesepakatan damai untuk menyelesaikan konflik kericuhan suporter PSS Sleman dan warga serta suporter PPSM Sakti Magelang. Deklarasi perdamaian ini berlangsung di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Jumat (26/5).

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan, dalam sejarahnya, antara Sleman dengan Kota Magelang tidak ada gesekan. “Kami juga mengapresiasi Forkominda masing-masing daerah yang tanggap tentang permasalahan ini. Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut pertemuan di Mungkid antara Kapolres Magelang Kota dengan Kapolres Sleman,” kata Sigit.

Bupati Sleman Sri Purnomo juga menegaskan hal yang sama. “Tradisi di Sleman, di manapun PSS Sleman bertanding, maka suporter akan banyak yang menonton. Saya percaya, dengan adanya pembicaraan-pembicaraan tentang kesepakatan, akan menyelesaikan permasalahan ini. Untuk selanjutnya, tidak ada kesalahpahaman lagi,” beber Sri Purnomo.

Manajer PSS Sleman Arif Yuli Wibowo mengatakan, kejadian kericuhan kemarin sama sekali tidak diduga tapi ternyata muncul korban dan kerugian cukup besar. “Semoga dengan Kesepakatan ini terjalin hubungan yang lebih baik, terutama antara suporter PSS Sleman dan PPSM Sakti Magelang. Yang sulit adalah menularkan ke akar rumput atau masyarakat terbawah. Kami harap, kepolisian bisa lebih sigap” ungkap Arif.

Manajer PPSM Sakti Magelang Sallafudin mengingatkan, saat tahun 2015 di mana kompetisi dibekukan, pernah diadakan laga persahabatan antara PSS dengan PPSM dan tidak terjadi apapun. “Saya rasa semua sudah clear, yang perlu diwaspadai dari pihak keamanan adalah adanya pihak ketiga. Ke depan, misal suporter PSS Sleman akan lewat arah Magelang, bisa dikoordinasikan dengan suporter PPSM, supaya tidak ada kesalahpahaman,” beber Sallafudin.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo mengatakan, kepolisian sudah berkomunikasi dengan masing-masing daerah. “Nantinya misal ada konflik di luar kesepakatan damai ini, kami akan melakukan tindakan tegas yaitu melalui upaya penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Hari.

Dalam kesepakatan damai tersebut, perwakilan kedua suporter juga ikut menandatangani. Perwakilan suporter PSS Sleman diwakili oleh Zulfikar dan suporter PPSM diwakili Wulan Wibowo. Keduanya sepakat bahwa akan memberikan pemahaman atau pengertian kepada kelompok atau komunitasnya secara langsung atau melalui media sosial, dan sama-sama menghormati dan menjunjung tinggi hasil kesepakatan damai ini. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pilkada Bukan Kontes Kekayaan

SALATIGA – Ratusan tokoh Nasrani di kota Salatiga berkumpul di ballroom Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (29/1) malam. Mereka berdialog dengan calon Wali Kota...

Pilkada Tidak Berpengaruh Signifikan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tahun politik kali ini dinilai tidak akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi industri jasa pengiriman. Hal tersebut terkait dengan kian...

Tunggu Kesiapan Terminal Mangkang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Upaya pemindahan terminal Terboyo ke Mangkang dan Penggaron hingga saat ini belum ada kejelasannya.Terminal Terboyo yang sempat ditutup total, hingga sekarang...

Angka Pernikahan Dini Meningkat

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Angka pernikahan dibawah umur atau kurang dari 16 tahun khusus perempuan di Kabupaten Demak  cukup tinggi. Yakni, mencapai 3.905 anak. Sedangkan, angka...

Sebanyak 74 Tim Ikuti Kontes Robot Indonesia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kontes robot Indonesia (KRI) tingkat nasional kembali digelar oleh Direktorat Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan...

Rp 1 M Untuk Relokasi Warga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Curah hujan yang tinggi beberapa waktu ini menyebabkan terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsordi sejumlah wilayah di Jateng. Ribuan warga...