33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

MAGELANG –Polres Magelang Kota memusnahkan lebih dari 1.000 botol dan bungkus minuman keras (miras). Mayoritas berupa oplosan jenis ciu.

“Miras jenis ciu rata-rata dari luar kota Magelang. Untuk jenis ini dijual dengan sembunyi-sembunyi, tapi kalau yang botolan bermerek terang-terangan,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo saat acara pemusnahan miras di halaman Aspol Ganten Kota Magelang, Jumat (26/5).

Ribuan botol dan bungkus miras ini dimusnahkan dengan cara dituang ke dalam lubang tanah lalu dikubur. Termasuk aneka botol yang terlebih dahulu dipecahkan.

Hari merinci, miras yang dimusnahkan terdiri dari 776 botol miras berbagai merek, 128 bungkus plastik berisi ciu dan arak, 183 botol ciu dan arak berbagai ukuran, dan 11 jeriken berisi ciu seberat 30 liter/jeriken. Barang bukti ini didapat dari tangan 17 penjual. “Beberapa dari mereka adalah pemain lama yang kerap terkena razia dan mendapat sanksi. Mereka sudah menjalani sidang dengan mendapat hukuman denda yang nilainya variatif. Terendah bayar denda Rp 20 juta hingga Rp 50 juta,” beber Hari.

Hari menilai, denda terbilang masih rendah dan dianggap enteng oleh para penjual atau pengedar. Terbukti beberapa dari mereka yang tertangkap sudah berulangkali terkena operasi dan membayar denda. Hari meminta kepada Pemkot Magelang dan DPRD Kota Magelang untuk mengkaji kembali Perda tentang minuman keras agar mereka yang tertangkap dapat kapok.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengapresiasi langkah Polri yang sudah melakukan operasi miras dan memusnahkannya. Windarti mengakui, Perda tentang miras perlu ditinjau lagi agar ada efek jera, tapi dengan melihat aturan yang di atasnya. “Selain aturan hukum, terpenting lagi adalah kesadaran masyarakat. Maka, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sadar bahwa miras sangat membahayakan,” kata Windarti. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Gaet Segmen Kekinian

SEMARANG – Bisnis perhotelan di Semarang dinilai memiliki potensi cukup besar. Sinar Mas Land menangkap peluang tersebut dengan membuka Room Inc. Hotel ini membidik...

Main Petak Umpet, Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Diduga saking asyiknya bermain petak umpet, seorang anak terjatuh dari lantai lima rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal....

Jalan S Parman Harus Steril dari Pedagang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang menyeterilkan trotoar di sepanjang Jalan S Parman Kota Magelang dari pedagang kaki lima (PKL). Para PKL diminta untuk masuk...

Hanya Restui Seleksi Sekda dan 4 OPD

SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bakal mengisi jabatan kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) baru secara bertahap. Pasalnya, dari keseluruhan OPD, Pemkot Salatiga hanya...

Gandeng The Union, Edukasi Bahaya Rokok

MUNGKID—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang  terus mengembangkan program kerjasama lintas lembaga. Terbaru, universitas terbesar di Magelang itu,  bekerja sama dengan The Union untuk mengedukasi bahaya...