33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

6.032 Botol Miras Dimusnahkan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Sebanyak 6.032 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dimusnahkan Polrestabes Semarang di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (26/5). Selain ribuan botol miras bermerek, petugas juga memusnahkan 15 jeriken yang berisi miras jenis tuak, ciu, dan oplosan.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Setija Nugraha menyampaikan, pemusnahan ribuan botol miras ini diharapkan mampu meningkatkan suasana kondusif warga Kota Semarang, khususnya umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. ”Kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini tidak akan berhenti sampai di sini, karena penyakit masyarakat itu akan selalu ada. Jadi kita melakukan mulai dari sebelum dan selama bulan Ramadan hingga setelah Lebaran nanti,” ungkapnya.

Setija menambahkan, peningkatan jumlah miras dari tahun lalu bisa dilihat dari dua sisi. Di 2016 lalu sebanyak 4.695 botol dimusnahkan, dan di tahun ini kepolisian berhasil menyita miras dengan peningkatan yang cukup tinggi.

”Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, ada dua sisi yang bisa kita diambil. Pertama kinerjanya semakin baik, yang kedua peredaran masih ada dan semakin banyak, dan tentunya kita akan terus melakukan tindakan tersebut dengan harapan selama bulan Ramadan seluruhnya bisa kondusif,” paparnya.

Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil temuan dari Operasi Cipta Kondisi menjelang Ramadan yang dilaksanakan jajaran Polrestabes Semarang dalam kurun waktu 10 hari, yakni mulai 14-24 Mei.

Dalam operasi tersebut, ada 42 kasus, dan 152 penjual miras yang dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Operasi ini akan terus dilakukan kepolisian, karena penyakit masyarakat tidak memandang waktu.

Pemusnahan ribuan miras itu dilakukan dengan melindasnya menggunakan alat berat yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, didampingi Wakapolrestabes Semarang, AKBP Setija Nugraha.

Hendi -sapaan akrab Wali Kota- menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polrestabes Semarang yang berhasil menyita dan memusnahkan ribuan botol miras tersebut. Pasalnya, barang bukti yang diamankan jumlahnya mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni 2016 sebanyak 4.695, tahun ini mencapai 6.032.

”Ada dua sisi, kepolisian kinerjanya luar biasa dengan menyita lebih banyak dari tahun kemarin. Tapi ini juga menandakan bahwa distribusi miras di Kota Semarang masih cukup banyak, bisa dilihat dari hasil operasi ini,” bebernya. (tsa/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kelapa Bercabang Dua Ditemukan di Gringsing

BATANG - Irsyad alias Doel warga RT 04 RW 01 Dukuh Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing tidak menyangka bibit pohon kelapa hijau yang ditanamnya...

Semprotan Air Bubarkan Massa

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Petugas gabungan di bawah koordinasi Polres Wonosobo akhirnya dapat menghalau ratusan massa yang protes akibat tidak puas dengan hasil Pilkada 2018....

Beda Bersih Karena Baru Dibersihkan

Oleh: Dahlan Iskan Saya kira hanya saya. Ternyata orang-orang asing juga berpikiran sama: Kota Pyongyang ini bersih sekali. Saya bertanya ke beberapa turis dari Beijing. ”Saya...

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Kukuhkan Gema Setia 19 Kecamatan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Keberhasilan pembangunan kesehatan ditentukan oleh tinggi rendahnya Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, Angka Kematian Anak Balita. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten...

Anggaran Pemkot Tak Siap

Saya mau minta kepastian anggaran dahulu. Secara teknis, BPN Kota Semarang telah melakukan pengukuran tanah semua. Wibowo Prasetyo -Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kota Semarang RADARSEMARANG.COM,...

Paradoks Marginalisasi Guru Honorer

SAMPAI kapan guru honorer berhenti diperlakukan sebagai manusia paradoksal? Dibutuhkan pemerintah untuk mencipta sumberdaya manusia unggul, tapi dan sekaligus ditelantarkan? Beban mengajar tidak hanya...