33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Wujudkan Rumah Kos yang Ramah dan Aman

Pansus Pengelolaan Rumah Kos (sub)

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNDANG – Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan hak kepada setiap orang untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Amanat Undang-Undang Dasar ini memberikan konsekuensi bahwa Pemkot Semarang wajib memberikan pelayanan publik dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman agar masyarakat mampu bertempat tinggal serta menghuni rumah yang layak dan terjangkau.

Tentu saja dalam perumahan yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kota Semarang. Hal ini membawa konsekuensi hukum bahwa Pemkot merupakan pihak yang berwenang dan bertanggung jawab di bidang penyelenggaraan perumahan.

Dalam rangka menyelenggarakan pengelolaan Rumah Kos secara terpadu, pemenuhan hak dan kewajiban masyarakat, serta tugas dan wewenang Pemkot melaksanakan pelayanan publik, diperlukan pengaturan yang tegas dalam bentuk peraturan daerah.

Peraturan Daerah ini berdasarkan asas kepastian hukum, kesejahteraan, kebhineka tunggal ikaan, keadilan dan pemerataan, keefisienan dan kemanfaatan, kemandirian dan kebersamaan, keterpaduan, kesehatan, keselamatan, keamanan, ketertiban, dan keteraturan, dan kearifan lokal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tertantang Dunia Advokat

DWI Jayanti Setyaningrum, tertantang menjadi seorang advokat. Setelah menjalani kerja magang Law Office Yosep Parera and Partners dan ikut dalam berbagai kegiatan Peradi selama...

Nafas Panjang 90 Hari

Oleh: Dahlan Iskan G-20 kalah dengan G-2.Pertemuan 20 negara terbesar di dunia (ekonominya) itu tenggelam. Oleh 2 orang ini: Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden...

Tiga Hakim Jateng Dilaporkan KY

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak tiga hakim dari Kota Semarang dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY), dengan tuduhan melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)....

PKB Targetkan Gandeng 12 Ribu Kiai

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar memerintahkan seluruh pengurus partai melakukan konsolidasi menyeluruh untuk memenangkan Sudirman Said - Ida Fauziyah dalam...

Hasanah Tour & Travel Gelar Promo Ramadan

SEMARANG – Memasuki bulan penuh berkah, yakni Ramadan, Hasanah Tour and Travel mengajak sejumlah pelaku bisnis untuk menyemarakkan bulan. Salah satunya dengan melakukan penandatanganan...

Suket Bisa untuk Buat SIM dan SKCK

UNGARAN–Masyarakat Kabupaten Semarang tak perlu risau dengan kegunaan surat keterangan (suket) pengganti kartu tanda penduduk (KTP) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil)....