33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Karaoke Tutup Sebulan Penuh Selama Ramadan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

WONOSOBO – Pemilik usaha karaoke di Wonosobo harus siap-siap menganggur sebulan penuh menjelang Lebaran. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan, disebutkan usaha karaoke wajib ditutup selama Ramadan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Wonosobo One Andang Wardoyo menjelaskan, penutupan ini untuk menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Khusus selama bulan Ramadan, hari besar keagamaan maupun event keagamaan nasional, usaha karaoke ditutup dan dilarang beroperasi,” jelasnya di depan para pemilik dan pengelola tempat usaha hiburan dalam acara Sosialiasi Perda Nomor 3 Tahun 2017 di aula rapat Disparbud, Rabu (24/5).

Di luar Ramadan, perda tersebut juga mengatur jam operasional karaoke. Untuk hari Senin sampau Jumat, karaoke bisa buka mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB. “Sementara untuk Sabtu, Minggu dan hari libur, mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB,” urai Andang.

Penutupan ini juga untuk mengantisipasi munculnya razia atau sweeping dari kelompok masyarakat yang berpotensi memunculkan konflik dan gangguan kamtibmas. “Ini kami tekankan agar benar-benar dipahami dan dipatuhi para pemilik maupun pengelola usaha hiburan,” tegas Andang.

Di hadapan lebih dari 20 pemilik maupun pengelola tempat hiburan yang hadir, Andang juga menjelaskan berbagai hal terkait kewajiban dan larangan yang mesti diketahui. Di antaranya usaha hiburan tidak diperbolehkan mempekerjakan tenaga kerja asing tanpa izin pejabat yang berwenang, dan juga dilarang menyelenggarakan maupun membiarkan kegiatan prostitusi di dalamnya.

“Selain itu juga dilarang mempekerjakan anak di bawah usia 18 tahun, menerima pengunjung di bawah 18 tahun kecuali sudah menikah, sampai larangan menerima pengunjung yang mengenakan seragam sekolah,” bebernya.

Bagi tempat usaha hiburan yang melanggar larangan-larangan di dalam Perda Nmor 3 Tahun 2017, Andang menegaskan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah mengatur sanksinya. Mulai dari teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, hingga pembekuan sementara izin usaha.

Menanggapi Perda tentang penyelenggaraan hiburan tersebut, para pemilik maupun pengelola mengaku bisa memahaminya. Agus Sasongko, pengelola Funbox, bahkan menegaskan telah berencana menutup usaha karaoke selama Ramadan.

“Yang kami buka hanya tempat makan, di Eatbox dan itu pun pada jam menjelang sore atau sambil menunggu waktu buka puasa,” jeasnya. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....