33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Ada Kesalahan Teknis, Grider Diturunkan Lagi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Pemasangan 1 grider/balok jembatan dari 12 grider di sepanjang 50,8 meter di fly over Kandeman, Kabupaten Batang, gagal. Lantaran ada persoalan teknis, sehingga dilepas lagi. “Menurut PT Waskita, ada kesalahan teknis. Sehingga harus dilepas lagi,” kata Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo, Kamis malam (25/5) kemarin.

Padahal pemasangan grider tersebut sudah mengalami keterlambatan dari jadwal sebelumnya. Dari yang dijadwalkan pukul 08.00 pagi, pengangkatan girder pertama menjadi pukul 12.50. Penundaan, dikarenakan tali pengait grider tidak layak pakai dan harus diganti. Diperkirakan sampai diatas, pada pukul 13.44. Total waktu kurang lebih 55 menit. Namun, hingga petang, satu grider tak kunjung terpasang.

“Tadi maghrib baru terpasang. Namun, katanya ada kesalahan teknis. Jadi kami harus berpikir ulang dalam pengaturan arus lalu lintas lagi. Bahkan, dimungkinkan pemasangan hingga besok (Jumat, 26/5),” jelas Kasatlantas.

Ditambahkan Kabag Ops Polres Batang, Kompol Hartono saat memantau di lokasi, pemasangan grider seharusnya dilakukan sejak Kamis pagi, namun baru bisa dilaksanakan siang hari.

“Menurut pihak teknisi, ada salah satu tali pengait crane yang kurang layak dan harus diganti. Penggantian tali pengait itu mengakibatkan pekerjaan menjadi mundur. Semoga besok pagi sudah selesai,” ungkapnya.

Akibat proses pemasangan satu grider dari 12 grider yang seharusnya akan selesai hari ini, jalur Pantura Batang untuk kendaraan besar ditutup total. Sedangkan untuk kendaraan kecil dan bus dari arah Barat (Jakarta) menuju ke Timur (Semarang) dialihkan dari pertigaan Samsat Batang menyusur pantai utara Sigandu hingga Ujungnegoro.

“Waktu tunggu kendaraan di Pantura untuk pemasangan grider ini, dari arah Timur mencapai 1 kilometer. Sedangkan dari arah Barat mencapai lebih dari 1 kilometer,” kata Hartono.

Sesuai skenario awal, Pantura Kandeman Batang akan diberlakukan sistem buka tutup. Usai satu grider terpasang, arus kembali dibuka dan akan ditutup kembali saat melakukan pemasangan grider kedua dan seterusnya.

Ada kejadian menarik, di salah satu jalur alternatif arah barat ke timur lewat Pantai Sigandu, pengendara diminta membayar tiket masuk jalur tersebut. Karena melewati jalan baru yang dibuat oleh PLTU Batang, yang juga melewati Objek Wisata Pantai Sigandu. Sempat viral di media sosial dan dikritik warga. Akhirnya anggota Satlantas segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar pengendara tidak dimintai karcis masuk jalan tersebut. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Masih Betah di Zona Merah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS kembali meraih hasil minor dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018. Tim berjuluk Mahesa jenar harus tunduk atas Bali United 2-0...

Malam Cerah, Warga Penuh Suka Cita

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Puluhan ribu pasang mata enggan beranjak dari Jalan Pemuda Kota Semarang untuk menyaksikan Internasional Semarang Night Carnival (SNC) 2018. Apalagi acara tahun ini...

Tower Miring SUTT Diatasi Tanpa Pemadaman

SEMARANG – PT PLN Distribusi Jateng-DIY tetap konsisten dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Keluhan pelanggan ditangani dengan cepat dan profesional. Seperti pada Jumat (5/5) lalu....

Penjualan Daihatsu Naik 3 Persen

SOLO - Manajemen Daihatsu optimistis mampu melampaui target pangsa pasar penjualan sebesar 16 persen hingga akhir 2017. Hal itu melihat kondisi pasar otomotif nasional...

Tuang Bensin Dekat Putung Rokok, Rumah Terbakar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Rumah yang ditempati Rois Maskuri di Dusun Krajan Rt 12 Rw 02 Desa/Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, nyaris ludes terbakar,  Rabu (20/6)....

Berdayakan Warga dengan Jamur Tiram

MAGELANG–Warga dan Ibu-ibu Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kedungsari, Rabu (13/12) malam, memanen hasil budidaya jamur tiram di ‘Kelompok Tani Jamur Berkah’ Kedungsari, Magelang Utara,...