33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Susun Rencana Pembangunan Pasca Pilgub

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto menyampaikan ide segar ketika berbicara dalam forum Silaturahmi Pimpinan Parpol Jilid III yang dihadiri pimpinan parpol dan anggota DPRD Jateng di Gumaya Tower Hotel Semarang, Senin (22/5) malam. Bambang Pacul -sapaan akrabnya- menawarkan kesepakatan untuk menyusun rencana pembangunan Jateng ke depan setelah Pilgub 2018 mendatang.

Pihaknya menawarkan diri untuk merancang draf peta pembangunan di setiap daerah di Jateng. Misalnya di daerah A, akan dibangun investasi dengan konsep tertentu sesuai potensi daerah tersebut. Draf tersebut bisa dikurangi atau ditambah saat Silaturahmi Pimpinan Parpol IV, tiga bulan ke depan. Selain masukan dari parpol, kajian dari akademis juga bisa dipertimbangkan.

Nantinya, siapa pun gubernur yang terpilih di Pilgub 2018, program pembangunannya harus berkiblat pada rencana yang telah disepakati tersebut. Bahkan wajib dimasukkan dalam RPJMD. ”Jadi arah pembangunan Jateng bisa jelas,” ucapnya.

Bambang mengatakan, dalam satu periode kepemimpinan kepala daerah biasanya ketika usai masa jabatannya, ada kecenderungan rencana kerja jangka panjang itu tidak dilanjutkan oleh kepala daerah berikutnya. ”Maka pembangunan berikutnya dieliminasi, dan ini bisa dijangkau oleh para pimpinan partai,” ujarnya.

Dia berharap, adanya kesepakatan antar pimpinan parpol tersebut bisa mengantisipsi gesekan selama pilkada. Sebab, kepentingan masing-masing parpol sudah dicurahkan dalam rencana pembangunan jangka panjang tersebut. ”Kalau toh nanti berhadapan sebaiknya diselesaikan sejak sekarang. Jadi siapa pun yang dicalonkan juga harus sepakat,” imbuhnya.

Pada pertemuan itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar, Ferry Wawan Cahyono, berharap PDIP selaku partai terbesar bisa memunculkan calonnya lebih awal sehingga geliat politik semakin jelas, menarik, dan lebih akrab. Dibanding PDIP baru mengeluarkan namanya di akhir masa pendaftaran bakal calon. ”Kalau bisa lebih awal akan bisa dirembuk dengan baik, kami siap berembuk,” ujar Wakil Ketua DPRD Jateng ini.

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wachid mengatakan, pihaknya memercayakan penyusunan draf rencana kerja sama itu pada PDIP. Siapa pun yang akan memimpin Jateng nantinya juga harus menandatangani kesepakatan bersama tersebut, dan nantinya wajib dilaksanakan. ”Kalau tidak melaksanakan ya nanti kita keroyok,” tegasnya.

Menurutnya, meski menghadapi Juni 2018 nantinya antarpartai ada pertarungan di Pilkada 2018, dirinya berharap semua pihak bisa mengambil contoh dalam gelaran olahraga tinju. ”Kami sampai gebug-gebugan tapi endingnya tetap rangkulan bersama. Tidak ada yang merasa disakiti, yang diuntungkan, intinya bisa membangun Jateng lebih baik,” katanya.

Wachid berharap, pada pertemuan berikutnya yang rencananya Partai Golkar menjadi tuan rumah, roadmap yang ditawarkan PDIP sudah jadi dan bisa dilihat semua parpol. (amh/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...