SENGIT: Persaingan para peserta Kejurprov Bridge Junior Jawa Tengah yang digelar 19-21 Mei di Aula BP Dikjur Semarang. (SELI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SENGIT: Persaingan para peserta Kejurprov Bridge Junior Jawa Tengah yang digelar 19-21 Mei di Aula BP Dikjur Semarang. (SELI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kontingen Kabupaten Kendal menyabet gelar juara umum Kejurprov Bridge Junior Jawa Tengah yang digelar 19-21 Mei di Aula BP Dikjur Semarang. Gelar juara diraih setelah pasukan Ristiyani dan kawan-kawan setelah mengumpulkan 5 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu, menyisihkan tim Kota Semarang yang berada di posisi dua (3, 4, 2)  dan diikuti Kabupaten Semarang (0, 1, 1) pada peringkat tiga.

Drama menarik terjadi di meja pertandingan pada sesi tiga nomor Beregu U21 antara Tim unggulan Semarang yang bermaterikan pemain nasional Monika Ayu/Fransiska Tri Martanti melawan pemain muda dari Tim Smansa Ungaran dengan Dela/Desy dan Ibnu wijarnarko/Akbar Maulana.

Kejar-mengejar skor terjadi sangat ketat, namun menyisakan dua papan pasangan Ibnu/Akbar blunder membendung kontrak 4 Spade yang seharusnya mati 2 menjadi masuk, berbuntut kekalahan telak dari tim Kabupaten Semarang. “Saya salut pada anak-anak muda binaan Pak Pranoto yang baru belajar dua tahun sudah mampu berprestasi cukup bagus. Dengan pembinaan yang terarah, tidak mustahil mereka bakal menjadi andalan Jawa Tengah diwaktu mendatang,” ujar Sekum Gabsi Jawa Tengah Tatang Kristiadhi saat menyaksikan jalannya pertandingan.

Pertandingan di kelompok U18 pada perebutan tempat kedua dan ketiga pun tak kalah menarik. Di sesi akhir, tim Kabupaten Semarang yang memiliki skor kedua tertinggi 57,32 VP bertemu kedua kalinya dengan Tim kuat Kendal yang sudah dipastikan raih emas karena torehan skor 77,72 VP.

Kekalahan dari Kendal dengan skor 16-4 pun sebenarnya masih memuluskan Diaz dkk dari Kabupaten Semarang meraup perak, karena pesaingnya Tim Kabupaten Semarang II (48,50 VP) dan Temanggung (42,62 VP ) dipastikan tidak mungkin mengejar. Namun yang terjadi, Temanggung justru membantai Tim Kabupaten Semarang II yang dimotori Afifah, dan Diaz dkk juga terbantai kembali oleh Kendal. Tak pelak Kabupaten Semarang nyaris gagal mendapat perak lantaran hanya selisih 0,25 VP dari peringkat tiga Kabupaten Temanggung. (tsa/smu)