33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Jual Makanan Tak Layak, Hanya Ditegur

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

KAJEN – Menjelang bulan Ramadan, petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan bersama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan, Selasa (23/5) melakukan sidak makanan dan minuman kedaluwarsa di beberapa supermarket  yang ada di Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Hasilnya, lebih dari 30 makanan dan minuman kedaluarsa ditemukan masih dijual di supermarket tersebut.

Tujuan utama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan melakukan sidak makanan dan minuman, agar menjelang bulan suci ramadan masyarakat tidak lagi mengeluhkan kualitas dan kelayakan makanan. Serta memberikan himbauan kepada penjaga toko modern, agar tidak lupa untuk selalu mengecek makanan dan minuman, yang sudah kedaluwarsa, agar masyarakat tidak mengkonsumsi.

Seperti supermarket yang ada di jalan raya Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen. Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto, menemukan beberapa makanan kedaluwarsa dan bungkus yang sudah rusak masih dipajang di rak penjualan.

Bahkan ditemukan pula beberapa makanan yang sudah berbau tak sedap, serta menimbulkan jamur masih diletakkan di rak penjualan. Adapun beberapa makanan kadaluarsa yang masih dijual. Minuman yang rusak kemasan dan kedaluwarsa juga masih dijual, bukan dibuang.

Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto mengatakan setelah ditemukan beberapa makanan dan minuman kedaluwarsa, makanan dan minuman tersebut sebagian disita untuk barang bukti, dan sebagian lagi disimpan di gudang milik supermarket untuk dikembalikan ke suplier. “Kami telah memberikan pembinaan berupa teguran, agar pihak pengelola tidak lagi menjual makanan dan minuman kadarluarsa,” katanya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bikin Resah, 7 Anak Punk Diciduk Satpol

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak tujuh anak punk diamankan aparat Satpol PP. Ini karena mereka dinilai telah membuat resah masyarakat. Para punker ini terciduk dalam operasi khusus...

Meniru Trans Jateng

SEJAK diluncurkan 7 Juli 2017, bus sistem transit yang dikenal dengan bus rapid transit (BRT) Trans Jateng koridor Bawen-Semarang mengalami peningkatan jumlah penumpang. Layanan bus umum...

Perangi Rentenir Melalui Kredit Mikro Tanpa Agunan

UNGARAN–Peminjaman rentenir dengan bunga tinggi saat ini membelit kebanyakan pedagang di pasar tradisional. Hal tersebut menjadi dasar dari BPR BKK Ungaran untuk mengeluarkan program...

Pensiunan Kini Bisa Cicil Rumah di KPR

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pensiunan kini juga dapat menyicil rumah melalui sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hal tersebut diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat dari berbagai lapisan...

DI’s Way Viral

DI's Way akan punya rubrik baru: DI's Way Viral. Mulai edisi Jumat. Tiap hari. Terbitnya jam 11 siang. Kenapa DI's Way Viral terbit tiap hari? Bukankah itu...

Capaian Kinerja Rendah, Desak Percepatan Penyerapan Anggaran

Progress penyerapan anggaran APBD 2017 dinilai oleh DPRD Kabupaten Magelang masih rendah. Padahal, tinggal satu bulan waktu efektif berjalan. WAKIL Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Soeharno...