32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Libatkan Lansia Dalam Pembangunan

UNGARAN – Meningkatnya angka usia harapan hidup warga Kabupaten Semarang membawa dampak bertambahnya jumlah lanjut usia (lansia) dan pra lansia. Hal itu dikatakan oleh Bupati Semarang, Mundjirin saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di pendopo kabupaten, Selasa (23/5).

“Para lansia harus terus dilibatkan dalam proses pembangunan agar mereka dapat meningkatkan kesejahteraannya,” kata Mundjirin.

Pada 2010, berdasar catata Pemkab Semarang, usia harapan hidup warga tercatat 64,5 tahun dan diperkirakan menjadi 71,1 tahun pada tahun 2020 mendatang. “Mereka yang memiliki keahlian dapat diminta untuk melatih sesamanya agar juga memiliki ketrampilan. Mereka juga bagian dari aset pembangunan,” katanya.

Di Kabupaten Semarang, jumlah lansia pada tahun 2012 tercatat 100.150 orang dan pra lansia sebanyak 160.580 jiwa. Pada tahun 2016, terjadi penambahan pra lansia sebanyak 28.884 jiwa (28 persen) dan lansia 11.307 jiwa (10 persen). Mundjirin berharap, usia tidak menjadi halangan bagi para lansia untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

Sementara itu anggota Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Sri Sunariningsih Rismonowati mengatakan, warga lansia di seluruh kecamatan akan dilibatkan dalam gerakan penghijauan peringatan HLUN.

“Kami siapkan ratusan bibit aneka jenis tanaman penghijauan yang disalurkan lewat Forum Komunikasi Paguyuban (FKP) Lansia di 19 Kecamatan  untuk program penghijauan itu,” katanya.

Terpisah, janji akan meningkatkan kesejahteraan lansia juga dikatakan, Bupati Kendal,  Mirna Annisa. Dia menginginkan Kendal menjadi kota yang ramah bagi warga lansia.

Menurtnya Peringatan Hari Lansia ini merupakan momentum untuk lebih meperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan lansia. Terutama dalam hal pelayanan kesehatan bagi lansia. “Pemerintah akan memberikan tempat dan perlindungan bagi lansia yang terlantar,” katanya.  (ewb/bud/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here