33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Suka Memodifikasi Baju yang Dibeli

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

MENDALAMI dunia desain busana bisa lewat segala cara. Seperti yang dilakoni Anggia Restu Maulida. Gadis kelahiran Semarang, 21 September 1994 yang menyimpan obsesi menjadi desainer ini hobi memodifikasi baju yang dibelinya.

Anggia mengaku sengaja membeli baju-baju cowok yang longgar. Baju itu tidak langsung dipakai. Wajib melewati ‘mesin jahit’ ala Anggia dulu.

Nggak banyak kok ngrombaknya. Cuma 40 persenan lah. Biasanya di bagian lengan, leher, dan pinggang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Menurutnya, memodifikasi baju tersebut bukan lantaran kurang puas dengan tren fashion yang dijual di pasaran. Tangannya memang selalu gatel ingin menciptakan model baru yang benar-benar menggambarkan jatidirinya. Tapi karena tidak pernah melalap ilmu desainer secara formal, dia baru bisa merombak baju yang sudah ada.

Hobi desain fashion itu ditulari dari mamanya. Sejak kecil baju santai Anggi banyak dibikin mamanya. “Waktu merombak baju itu, saya masih kerap konsultasi sama mama,” ucap putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Rio Rianto dan Sri Hartini ini.

Jika ada kesempatan dan modal, Anggia punya rencana membuka butik fashion. Saat ini, dia juga sedang mencari partner bisnis untuk diajak kerja sama jualan baju lewat online.

Menurutnya, bisnis fashion tidak pernah ada matinya. Asal bisa mengikuti tren, pasti akan dicari pelanggan. “Jualnya pun tidak melulu fashion hijab saja. All round sesuai kebutuhan pasar dan tren,” tegasnya.

Obsesi menjual baju online, lanjutnya, terinspirasi dari kisah sabatnya yang kini punya tiga cabang butik. Padahal, dia menilai desain fashion yang dijual cukup simpel. Itu pun bukan hasil karya sendiri, tapi menjual produk dari produsen baju.

“Saya juga ingin seperti itu. Awalnya online, terus jadi toko offline atau butik. Tapi nanti dulu. Lagi program diet biar bisa jadi model baju yang akan saya jual,” ucapnya sambil tertawa. (amh/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalan Penghubung Antar Desa Ambrol

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang, berdampak kepada ambrolnya jalan penghubung antar desa di Kecamatan Bergas. Jalan yang terletak di...

Pastikan Jateng Tetap Swasembada Beras

RADARSEMARANG.COM, SRAGEN - Calon Gubernur Ganjar Pranowo menegaskan Jateng akan tetap swasembada beras. Selama ini, produksi beras di provinsi ini berlebih sehingga tidak membutuhkan...

Cemburu, Korban Tewas Dicekik

DEMAK - Pelaku pembunuhan terhadap Ayu Kurniandani, 19, warga Desa Welahan RT 2 RW 1, Kecamatan Welahan, Jepara, akhirnya berhasil ditangkap aparat Polres Demak....

Klaim Melebihi Survei KHL

TEMANGGUNG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung mengajukan usulan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Angka yang diajukan adalah Rp 1.557.000. Kepala...

Semen Indonesia Luncurkan Produk Baru

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan produk varian semen baru dengan merk “Maxstrength Cement”. Peluncuran produk dilakukan Plt Direktur Utama Semen Indonesia,...

Sendang Kering, Warga Sulit Air

SALATIGA – Warga Dusun Ploso, Kelurahan Ujung – Ujung Kecamatan Pabelan kesulitan mendapatkan air bersih. Sendang atau mata air yang selama ini menjadi cadangan...