33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Sambut Bulan Ramadhan, UPT Disdikbud Gelar Manasik Haji

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, UPT Disdikbud Kecamatan Limpung mengadakan pelatihan praktik pelaksanaan haji atau manasik haji untuk siswa-siswi sekolah yang berada dibawah payung UPT Disdikbud di Lapangan Limpung, Senin (22/5).

Kegiatan yang baru kali ini diadakan oleh Disdikbud Kabupaten Batang tersebut diikuti semua Kelompok Bermain dan TK yang ada di wilayah Kecamatan Limpung dengan jumlah peserta sekitar 700 anak.

Panasnya terik matahari tak menyurutkan semangat anak-anak yang masih polos ini. Para peserta diajak menikmati suasana jazirah Arab yang memang cukup terik. Dari melakukan tawaf dengan mengelilingi miniatur Kabah hingga melempar jumlah di Mina. Karena sebagian besar masih kecil dan polos, banyak yang kadang ngambek, capek dan sejenisnya, sehingga menimbulkan kelucuan dari tingkah anak-anak  ini.

Ketua Penyelenggara Agus Salim mengatakan kegiatan ini adalah yang pertama kali digelar pihak UPT Disdikbud Kecamatan Limpung. “Kegiatan ini Insya Allah akan menjadi agenda rutin buat UPT Disdikbud Limpung untuk mengenalkan anak-anak tentang urutan dan tata cara berhaji. Diharapkan kelak mereka akan melaksanakan ibadah haji semua,” ujarnya.

Pada kesempatan kemarin, yang menjadi peserta baru untuk anak-anak tingkat TK. Ke depan akan coba dilakukan juga pada anak-anak SD dilanjutkan untuk tingkat SMP. Antusiasme masyarakat Limpung sangat tinggi dan bangga melihat anak-anak mengenakan baju ihram berjalan mengikuti pembimbing melaksanakan tata cara ibadah haji yang benar.

“Kami tunjuk sebagai pembimbing adalah teman-teman guru agama. Kami membuat urutan tata pelaksanaan seperti aslinya tetapi dengan lingkup yang lebih kecil,” kata Agus Salim yang sehari-harinya mengajar Agama di SD Kalisalak 03 ini.

Kepala UPT Disdikbud Limpung, Maksum menyatakan gembira karena Kecamatan Linpung menjadi pionir pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan anak-anak suatu saat nanti akan bisa menunaikan ibadah haji dan ingat waktu kecil dulu pernah dilatih manasik haji. “Kami juga berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin dan bisa dilaksanakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan,” tutupnya. (han/sct/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemprov Bentuk ULP Mandiri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengadaan barang dan jasa di pemerintahan seringkali menjadi celah terjadinya korupsi. Mengantisipasi hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membentuk Unit...

Tempe Jadi Teman Mabuk

KEBUMEN—Sebanyak 13 pemuda yang sedang makan tempe di Waduk Sempor ditangkap jajaran Polres Kebumen, Sabtu (15/4) malam. Pasalnya mereka makan tempe sebagai teman pesta...

Sembahyang Diikuti Perwakilan 6 Agama

SEMARANG - Ratusan umat beragama di Kota Semarang, Sabtu (16/9)  melakukan ritual King Hoo Ping di gedung Rasa Dharma atau Perkumpulan Sosial Boen Hian...

Waspadai Kethekan, Salib Putih Hingga Kertek

RADARSEMARANG.COM - LEBAR badan jalan tanjakan Kethekan yang kini berubah nama menjadi Tanjakan Jambuasri di Desa Jambu Kecamatan Jambu memang belum ideal. Sekertaris Dinas...

Launching Album Ke-2 Serasa Lahir Kembali

KUDUS – Band asal Kudus yang digandrungi anak-anak muda dengan aliran musik Ska, Astroboy, resmi me launching album ke-2 yang berjudul Terima Kasih Tuhan,...

Indonesia Darurat Guru Profesional

DAHULU, menjadi guru adalah cita-cita mulia penuh pengabdian tanpa harapan berlimpah materi. Guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, dipuja dengan lagu yang mendayu...