33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

4 Pemabuk Keroyok Pengendara Motor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KENDAL—Jajaran Reskrim Polres Kendal menangkap dua dari empat pelaku pengeroyokan terhadap Adul Ghofar warga Kumpulrejo, RT 02 RW 02 Kecamatan Patebon. Sedangkan dua lainnya saat ini masih dalam pengejaran.

Dua pelaku pengeroyokan yang ditangkap yakni Muhajirin, 30 warga Desa Lanji RT 04 RW 02 dan Choirul Anwar, 29 Desa Magersari RT 04 RW 02 Kecamatan Patebon.  Sedangkan identitasnya masih dirahasiakan oleh Polres Kendal.

Kejadian Pengeroyokan terjadi pada Minggu (07/05), bermula saat Abdul Ghofar, pulang kerja, melintas di Jalan Turut, Desa Sukolilan, sekira pukul 19.00 dengan mengendari sepeda motor.

Saat melintas, tiba-tiba motornya dihentikan oleh salah satu orang dari empat pemuda yang sedang mabuk. Ghofar diminta agar menepikan kendaraannya. “Jadi langsung menghadang saya sembari marah-marah. Alasannya karena terganggu dengan sorot lampu motor saya,”  kata Ghofa, kemarin (22/5).

Ghofar pun berusaha menjelaskan dan meminta maaf. Tapi belum sempat ia bicara langsung dipukul bertubi-tubi menggunakan tangan kosong. “Tanpa ba bi bu pelaku yang menghadang saya langsung mukul. Kemudian tiga teman lainnya yang mabuk juga ikut mengroyok saya, ” ujarnya saat di Polres Kendal.

Tidak hanya itu, bahkan satu diantara pelaku menusukkan sebilah pisau ke punggung korban sebanyak dua kali. “Saya sempat melawan dan berhasil merebut pisau yang digunakan pelaku,” tandasnya.

Setelah itu, dengan sekuat tenaga korban lari dan meninggalkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H-5182-VU. Korban lari ke arah timur dan minta pertolongan warga. “Saya teriak dan akhirnya ditolong sama warga,” tandasnya.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Aris Munandar mengatakan barang bukti yakni pisau yang berhasil direbut korban secara spontan dibuang ke sungai irigasi.  “Karena takut dan terluka parah, korban meminta tolong  mengambil sepeda motor korban dan membawanya ke RSUD Kendal,” tandasnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di punggung sebanyak dua kali dengan luka sobek panjang satu sentimeter dengan kedalaman satu sentimeter. Selain itu korban mengalami luka bengkak atau memar di sekujur muka dan rahang kiri. Pihaknya masih mengejar dua pelaku lainnya. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Produksi Menurun, Petani Basmi Tikus

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Lantaran hama tikus merusak tanaman padi siap panen di Kecamatan Bojong, puluhan petani melakukan gropyokan tikus secara serentak di beberapa lahan persawahan, Minggu...

Tingkatkan Bahasa Inggris dengan Narsis

MEMACU siswa untuk berani berbicara terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi guru Bahasa Inggris, utamanya dalam pembelajaran teks rekon (recount). Malu, takut salah, takut ditertawakan...

Hendi Antar Sendiri E-KTP ke Rumah Warga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan seluruh pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang sempat tertunda di tahun 2016 dan 2017,...

Meriah, Lomba Tumpeng HUT Dharma Pertiwi

SEMARANG—Menyemarakkan HUT Dharma Pertiwi ke-53, Jumat (13/4) lalu digelar berbagai lomba. Di antaranya lomba paduan suara mars dan hymne Dharma Pertiwi serta lomba nasi...

Dukung  Palestina, Long March 10 KM

SEMARANG - Jamaah Muslimin (Hizbullah) Niyabah Semarang melakukan long march dan Orasi Solidaritas Pembebasan Al-Aqsha Haqquna, Minggu (6/8). Long march yang menempuh jarak sejauh...

Antisipasi Teror, Polres Dijaga Ketat

UNGARAN – Polres Semarang memperketat penjagaan di seluruh markas, Senin (13/11). Hal ini guna mengantisipasi adanya aksi teror susulan paska penyerangan dan pembakaran di...