32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

100 Drummer Hentakkan Semarang

SEMARANG– Seratus drammer dari berbagai usia berhasil menghentak Kota Atlas di area Car Free Day (CFD) Jalan Pemuda, Minggu (21/5) pagi. Drummer dewasa hingga anak-anak berkolaborasi memainkan lagu, seperti Gambang Semarang, Gemilang, La Samba Primadona, dan Rumah Kita. Selama kurang lebih 30 menit, mereka membentuk harmonisasi yang begitu apik dan mampu menyedot perhatian masyarakat.

Terlebih sejumlah artis papan atas turut andil dalam memeriahkan acara bertajuk ‘Semarang Drummers Hebat’ itu, seperti Gilang Ramadhan, Trie Utami, Pra Budidarma, Adi Darmawan, Dian HP, dan putra pertama Gilang Ramadhan-Shahnaz Haque, Mieke Namira Haque Ramadhan. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 06.00 itu dibuka oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dipilihnya drum, karena drum merupakan denyut nadi dalam bermusik. Tanpa drum maka sebuah lagu tidak akan menjadi irama yang beraturan. Even ini baru kali pertama diselenggarakan di Kota Semarang.

Gilang Ramadhan memberikan apresiasi luar biasa. Menurutnya, Kota Semarang menyimpan potensi yang luar biasa. “Apresiasi dan acungan dua jempol untuk Kota Semarang. Acara ini menunjukkan betapa besarnya kota ini menyimpan potensi drummer yang luar biasa dan hebat,” ungkap Gilang usai acara.

Penyanyi Trie Utami mengatakan, musik bisa menyatukan perbedaan. “Saya minta musik menjadi alat pemersatu bangsa. Saya prihatin dengan isu perpecahan yang mencuat akhir-akhir ini,” katanya sembari mengajak masyarakat bersama-sama menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa“.

Asdani, salah satu peserta mengaku antusias mengikuti acara unik ini. Menurutnya, sejak pendaftaran, audisi, hingga hari H tampil, bayangannya acara akan sangat seru dan berbeda. Dan hal itu terbukti usai dirinya ngedrum bareng bersama musisi-musisi lainnya. Ia berharap acara serupa bisa kembali digelar di Kota Semarang.

“Saya baru pertama kali gabung di acara yang unik, kreatif, menarik dan tentunya kalau anak zaman sekarang bilang insta worthy atau instagrammable  banget,” ungkap Asdani.

Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap acara ini selain memberikan hiburan berbeda bagi masyarakat, juga menjadi sarana menggali potensi Kota Semarang, khususnya dalam hal bermusik.

”Kegiatan pagi ini (kemarin) akan semakin menambah optimisme kita terhadap kemajuan Kota Semarang di tengah-tengah maraknya viral di media sosial yang membicarakan tentang Kota Semarang,” ungkapnya. (zal/amu/aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here