Transparansi Hindari Korupsi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

PERJALANAN karir Joko Purnomo berawal dari konsultan Rural Business Service (pelayanan usaha pedesaan), program dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Selama 6 tahun (1995-2001) menjalankan program tersebut, dia harus keliling dari Sabang hingga Merauke.

“Karena itu program pemberdayaan masyarakat, jadi keliling terus, sesuai daerah yang akan dibina,” ujar pria yang awalnya bercita-cita menjadi seorang guru, itu.

Baca Juga :

Kemudian ia mengabdikan diri di Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) di Surakarta. Di LSM tersebut, Joko dipercaya sebagai Kepala Perwakilan LPTP Pacitan. Tak berapa lama mengabdikan diri, teman-temannya kemudian mendorongnya untuk duduk di Komisi Pemilihan Umum (KPU), tepat 2003 setelah melihat ada pendaftaran langsung mengikuti kompetisi dan diterima. “Pertama kali di KPU Kabupaten Wonogiri menjabat Ketua selama 2 periode dari 2003-2013,” katanya.

Setelah purna menjadi Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, ia mencoba peruntungan di KPU Provinsi Jawa Tengah, akhirnya lolos seleksi dan dipercaya menjadi ketua untuk periode 2013-2018.

Menjadi komisioner pemilihan umum yang berpotensi korupsi, Joko pun harus menghindari anggapan tersebut. Salah satunya selalu transparan kepada publik. Mulai dari konsep, penggunaan anggaran hingga pengambilan kebijakan. “Kalau penggunaan anggaran juga selalu diumumkan ke publik, sehingga masyarakat tahu penggunaan uang itu untuk apa,” ujarnya.

Terkait konsep bekerja, Joko selalu menerapkan sesuai dengan perjanjian awal, yakni penuh waktu. Ia juga selalu menciptakan inovasi dan kreatifitas dalam bekerja baik antar pimpinan dan seluruh stafnya, pengambilan keputusan yang kolektif dan kolegial, sehingga ada tanggung jawab bersama. Menurutnya apabila konsep tersebut dijalankan bisa mendapatkan 2 point sekaligus, yakni pengembangan SDM dan program.

“Kita juga harus menerapkan prinsip-prinsip good government baik ke staf dan antar pimpinan. Termasuk kita juga harus menjalin komunikasi dengan seluruh stakeholder,” tandasnya.

Menurutnya, lembaga KPU harus diciptakan semakin kuat dan harus ada 2 hal yang bisa dicapai yakni high performance  dan high commitment.  “Termasuk metode-metode yang digunakan dalam penyelenggaraan pemilu harus mampu memperkuat bangunan infrastruktur politik di semua tingkatan,” ungkapnya.

Menjadi komisioner pemilihan umum, banyak suka maupun duka yang dialami. Dia bercerita pada Pilkada serentak 2017 lalu, ada tiga daerah yang saat itu dilanda bencana, baik banjir maupun jembatan putus. Seperti yang ada di Pati, Brebes dan Cilacap. Kondisi alam yang kurang mendukung membuat timnya harus menggunakan sarana darurat untuk memantau proses pemungutan suara.

“Ada daerah yang kami tuju itu banjir dan ada juga jembatan putus.

Jadi kami melihat pemilih melakukan pungutan suara pakai perahu kecil, ada juga bangun jembatan darurat,” kenangnya. (jks/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -