33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Transparansi Hindari Korupsi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PERJALANAN karir Joko Purnomo berawal dari konsultan Rural Business Service (pelayanan usaha pedesaan), program dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Selama 6 tahun (1995-2001) menjalankan program tersebut, dia harus keliling dari Sabang hingga Merauke.

“Karena itu program pemberdayaan masyarakat, jadi keliling terus, sesuai daerah yang akan dibina,” ujar pria yang awalnya bercita-cita menjadi seorang guru, itu.

Baca Juga :

Kemudian ia mengabdikan diri di Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) di Surakarta. Di LSM tersebut, Joko dipercaya sebagai Kepala Perwakilan LPTP Pacitan. Tak berapa lama mengabdikan diri, teman-temannya kemudian mendorongnya untuk duduk di Komisi Pemilihan Umum (KPU), tepat 2003 setelah melihat ada pendaftaran langsung mengikuti kompetisi dan diterima. “Pertama kali di KPU Kabupaten Wonogiri menjabat Ketua selama 2 periode dari 2003-2013,” katanya.

Setelah purna menjadi Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, ia mencoba peruntungan di KPU Provinsi Jawa Tengah, akhirnya lolos seleksi dan dipercaya menjadi ketua untuk periode 2013-2018.

Menjadi komisioner pemilihan umum yang berpotensi korupsi, Joko pun harus menghindari anggapan tersebut. Salah satunya selalu transparan kepada publik. Mulai dari konsep, penggunaan anggaran hingga pengambilan kebijakan. “Kalau penggunaan anggaran juga selalu diumumkan ke publik, sehingga masyarakat tahu penggunaan uang itu untuk apa,” ujarnya.

Terkait konsep bekerja, Joko selalu menerapkan sesuai dengan perjanjian awal, yakni penuh waktu. Ia juga selalu menciptakan inovasi dan kreatifitas dalam bekerja baik antar pimpinan dan seluruh stafnya, pengambilan keputusan yang kolektif dan kolegial, sehingga ada tanggung jawab bersama. Menurutnya apabila konsep tersebut dijalankan bisa mendapatkan 2 point sekaligus, yakni pengembangan SDM dan program.

“Kita juga harus menerapkan prinsip-prinsip good government baik ke staf dan antar pimpinan. Termasuk kita juga harus menjalin komunikasi dengan seluruh stakeholder,” tandasnya.

Menurutnya, lembaga KPU harus diciptakan semakin kuat dan harus ada 2 hal yang bisa dicapai yakni high performance  dan high commitment.  “Termasuk metode-metode yang digunakan dalam penyelenggaraan pemilu harus mampu memperkuat bangunan infrastruktur politik di semua tingkatan,” ungkapnya.

Menjadi komisioner pemilihan umum, banyak suka maupun duka yang dialami. Dia bercerita pada Pilkada serentak 2017 lalu, ada tiga daerah yang saat itu dilanda bencana, baik banjir maupun jembatan putus. Seperti yang ada di Pati, Brebes dan Cilacap. Kondisi alam yang kurang mendukung membuat timnya harus menggunakan sarana darurat untuk memantau proses pemungutan suara.

“Ada daerah yang kami tuju itu banjir dan ada juga jembatan putus.

Jadi kami melihat pemilih melakukan pungutan suara pakai perahu kecil, ada juga bangun jembatan darurat,” kenangnya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

X-Trail Disopiri Wanita Hajar Lima Kendaraan

SEMARANG - Kecelakaan karambol melibatkan enam kendaraan terjadi di tikungan Tanah Putih, Jalan Dr Wahidin, Karanganyar Gunung, Candisari, Jumat (6/1) kemarin. Sebuah mobil Nissan...

Lampu Hias Bikin Semarang Makin Eksotis

RADARSEMARANG.COM - ESTETIKA Kota Semarang makin cantik. Tidak hanya di siang hari. Pemandangan di malam hari juga makin cantik dengan hiasan lampu di sepanjang...

Saka Mulai Pengeboran Dua Sumur Eksplorasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT Saka Energi Indonesia (SAKA), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) menepati janjinya....

Okupansi Hotel Capai 100 Persen

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Libur Natal dan Tahun baru, okupansi hotel di Kabupaten Semarang mencapai 100 persen. Ketua Badan Pimpinan Cabang Persatuan Hotel dan Restoran...

Dewan Minta Mitigasi Bencana Dioptimalkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Di Jateng sendiri, terdapat 3.600 desa yang masuk wilayah rawan bencana. Dari 3.600 desa tersebut, dua ribu di antaranya merupakan zona merah rawan...