33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Tak Kalah dengan Karya Desainer Profesional

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG Puluhan karya boga, busana, dan rias kecantikan dipamerkan dalam ajang Gelar Karya Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Auditorium, belum lama ini. Pameran yang didukung Jawa Pos Radar Semarang ini dikemas secara apik dengan memadukan kuliner, peragaan busana, serta rias kecantikan,  yang semuanya karya mahasiswa setempat.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman mengatakan, dengan digelarnya acara tersebut merupakan sebuah bukti jika imajinasi dari mahasiswa bisa membuahkan sebuah hasil karya berupa inovasi dan sebuah karya yang didapatkan dari hasil pelatihan dan materi ajar yang diperoleh mahasiswa.

“Perkuliahan yang ditempuh mahasiswa PKK tidak hanya membuat mereka terampil secara teknis, tetapi berkembang kepekaan estetisnya. Dari  imajinasi itulah kerap lahir produk-produk yang baru,” katanya.

Ia menjelaskan, jika kentrampilan para mahasiswa ini harus terus dikembangkan. Kreativitas mahasiswa PKK, kata dia, akan berkembang menjadi prestasi yang membanggakan. Bukan hal yang sulit jika kreasi itu mengantarkan mereka ke industri fashion, kecantikan, dan kuliner yang lebih menjanjikan.

“Harapannya para mahasiswa ini bisa terjun ke dunia fashion dan kecantikan serta kuliner, tentu saja dengan kerja keras dan ketrampilan yang mereka miliki bisa dijadikan bekal,” harapnya.

Ketua panitia Khasanah Eka Yunuari mengatakan, jika dalam peragaan busana itu ada tiga jenis busana ready to wear yang ditampilkan, yakni busana pesta dan busana kerja, adi busana serta busana fantasasi. “Riasan dan sanggul dipadukan dengan karya mahasiswa pendidikan Tata Kecantikan, sementara sajian makanan tradisional yang dikemas secara modern dibuat oleh mahasiswa Pendidikan Tata Boga,” bebernya.

Ia mencontohkan, busana pesta karya Annisa Abidah Hanum yang berjudul perisai diangkat dari seorang prajurit wanita yang memenangkan perang. Ia mencoba mengangkat warna hitam yang sengaja dipadukan dengan warna putih dengan aksen perisai di bagian dada. “ Baju tersebut terlihat mewah dan menonjolkan kekuatan dengan dominasi warna hitam dan aksen warna putih pada bagian rok,” jelasnya. (den/aro)

Berita sebelumyaWachid Ingin Head to Head
Berita berikutnyaKunjungan Uber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hadapi Generasi Z Guru Harus Melayani

SEMARANG – Perkembangan zaman yang terjadi saat ini dimanfaatkan oleh generasi Z (kelahiran 1995-2010) untuk memanfaatkan teknologi informasi di segala bidang, termasuk pendidikan. Dengan...

Polwan dan Jaksa Serbu Bazar Murah

SEMARANG - Puluhan polwan dan pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah dan warga menyerbu bazar murah yang digelar di areal parkir kantor Kejati Jateng,...

Wakil Bupati Diminta Fokus Daerah Selatan

SEMARANG – Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Idza Priyanti-Narjo resmi dilantik Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Wisma Perdamaian Semarang, Senin (4/12). Ganjar meminta...

UMKM Dukung Cak Imin Maju Cawapres

DEMAK - Kalangan Netizen dari unsur pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendukung Ketua Umum  DPP PKB, HA Muhaimin Iskandar atau Cak Imin...

Tingkatkan Pemberdayaan Wanita serta Kemandirian Ekonomi

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj. Munafah Asip Kholbihi terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperdayakan peran wanita, serta menekan angka...

Persitema U-17 Menang 1-0

TEMANGGUNG – Gol tunggal penyerang Muhammad Bachid ke gawang PSISra Sragen U-17 di Lapangan Sidorejo Maron Temanggung, Rabu (10/5) petang menjaga asa tuan rumah...