33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

SMS Penipuan Masih Marak

OJK Terima Belasan Ribu Aduan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Dalam kurun waktu kurang dari sebulan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima sekitar 12 ribu pengaduan mengenai praktik pidana penipuan melalui SMS. Pemblokiran rekening telah dilakukan sebagai tindak lanjut pengaduan.

Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo mengatakan, belakangan marak beredar SMS meresahkan di masyarakat. Diantaranya berisikan instruksi untuk mentransfer sejumlah dana ke nomor rekening tertentu. “Menanggapi hal ini kami luncurkan layanan ‘financial costumer care’ pada 25 April lalu. Melalui layanan ini kami terima sekitar 12 ribu laporan,” ungkapnya, kemarin.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.461 aduan mencantumkan nomor rekening dan nama pelaku dari SMS yang beredar. Terkait hal ini pihaknya telah menindaklanjuti. Yaitu bekerja sama dengan bank terkait untuk memvalidasi dan menganalisis pola rekening tersebut. “Akan dilakukan penutupan sementara terhadap rekening yang bersangkutan untuk mencegah kerugian masyarakat,” tambahnya.

Sementara terhadap masyarakat yang terlanjut menjadi korban karena telah mentransfer sejumlah uang, ia mengatakan dana tersebut masih bisa diupayakan kembali jika segera dilaporkan. “Untuk yang sudah terlanjut transfer akan dilihat apakah dana tersebut sudah keluar atau belum. Kalau belum, bisa dikembalikan dalam jangka waktu 5 hari,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak provider untuk menganalisa pengguna nomor-nomor yang digunakan untuk menyebar SMS meresahkan tersebut.

Ia menambahkan, selain tindak penipuan dengan memanfaatkan SMS, OJK juga menginventarisasi pengaduan konsumen terkait kejahatan yang memanfaatkan layanan internet atau financial cyber crime. Hal ini cukup penting mengingat terus tumbuhnya nasabah yang menggunakan layanan e-banking.

“Dalam empat tahun terakhir telah terjadi lonjakan pengguna “e-banking” hingga 271 persen. Oleh karena itu perlu kita antisipasi kejahatan di sektor ini, karena tindak kejahatan jenis ini tidak hanya menimbulkan kerugian cukup besar dari aspek finansial, namun juga reputasi industri keuangan,” jelasnya. (dna/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kerap Digandeng Hotel dan Resto Terkenal

Dari sekadar hobi menulis, seorang food blogger bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Minimal bisa mencicipi menu kuliner secara gratis. Seperti apa? PERKEMBANGAN teknologi memunculkan banyak profesi...

Kinerja PKK 19 Kecamatan Dievaluasi

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Untuk memastikan bahwa 10 Program Pokok PKK berjalan sesuai jadwal dan tidak hanya sebatas di atas kertas, Ketua Tim Penggerak PKK...

Ida Silaturahmi dengan Kiai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bakal calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah terus melakukan silaturahmi dengan para kiai. Kali ini, sejumlah kiai dan tokoh agama di...

Kebun di Bumi yang Belum Jadi

Oleh: Dahlan Iskan Ini hanya bisa dilakukan oleh pemilik celana yang sakunya amat dalam. Seperti Grup Hartono, pemilik Grup Djarum itu. Sudah lima tahun terus...

UMK Diusulkan Naik Rp 126.100

KEBUMEN—Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kebumen tahun 2018, diusulkan naik 8,79 persen dari UMK tahun 2017. Atau, terjadi kenaikan sekitar Rp 126.100. UMK 2018 diusulkan...

FKGNI Nilai Ada Manuver Politik

UNGARAN – Kemelut di internal DPC PKB Kabupaten Semarang hingga kini belum juga usai. Ketua Forum Komunikasi Generasi Nahdlatul Ulama (FKGNU) Kabupaten Semarang Abdul...